Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Sebanyak 66,7% Wisman Menyatakan Sangat Suka Rasa Makanan Tradisional Bali
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Beritabali.com, Gianyar. Sebanyak 66,7% Wisatawan mancanegara (Wisman) menyatakan sangat suka terhadap rasa makanan tradisional Bali. Selain itu, 33,3% menyatakan suka dan tidak ada wisman atau wisatawan asing yang menyatakan tidak suka terhadap makanan tradisional Bali.
[pilihan-redaksi]
Data tersebut terungkap dalam hasil penelitian yang disajikan dalam artikel berjudul “Tingkat Penerimaan Wisatawan Asing Terhadap Makanan Tradisional Bali” yang dipublikasikan dalam Jurnal Ilmu Gizi, Volume 6 nomor 1 tahun 2015. Artikel ditulis oleh Putu Velyniawati, Ni Made Dewantari, dan I Made Suarjana dari Jurusan Gizi Poltekkes Denpasar.
Artikel disajikan oleh para penulis setelah melakukan penelitian penelitian observasional dengan rancangan cross sectional di tiga restoran makanan tradisional Bali di daerah Ubud, Gianyar yaitu Restoran Bendega, Bumbu Bali dan Warung Babi Guling Ibu Oka. Dimana makanan tradisional Bali yang disajikan ketiga restoran mulai dari bebek betutu, ayam betutu sate lilit ayam, sate babi, pepes ikan bumbu Bali hingga babi guling.
[pilihan-redaksi2]
Putu Velyniawati menuliskan kesukaan terhadap makanan didasari oleh sensorik, sosial, psikologi, agama, emosi, budaya, kesehatan, ekonomi, cara persiapan dan pemasakan makanan, serta faktor-faktor terkait lainnya. Salah satu faktor yang mempengaruhi penerimaan berdasarkan rasa adalah citarasa bumbu makanan tradisional Bali yang disajikan di restoran bernuansa pedas (spicy).
Berdasarkan asal negara sebagian besar yang menyatakan sangat suka terhadap rasa makanan tradisional Bali yaitu berasal dari Asia (China, Hongkong, Singapora, dan India). Beberapa faktor yang mempengaruhi daya terima seseorang terhadap makanan yang disajikan adalah faktor internal yaitu kondisi psikis seseorang salah satunya adalah kebiasaan makan.
Terkait tingkat penerimaan wisatawan asing terhadap warna makanan tradisional Bali menunjukkan sebanyak 53,3% menyatakan sangat suka pada warna makanan tradisional Bali dan 46,7% menyatakan suka. Sedangkan tingkat penerimaan wisatawan asing terhadap porsi makanan tradisional Bali menunjukkan sebagian besar wisatawan atau 95,0% menyatakan porsi makanan tradisional Bali yang disajikan adalah cukup dan 5% menyatakan lebih. Dimana wisatawan yang menyatakan porsi lebih adalah wisatawan perempuan. [bbn/Jurnal Ilmu Gizi/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1428 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1084 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 928 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 819 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik