Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Sebuah Villa di Tigawasa Dirusak Orang
Banjar
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebuah villa di Dusun Kunci, Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar dirusak oleh orang tidak dikenal. Diduga aksi pengerusakan tersebut dipicu akibat sakit hati dan dendam si pelaku.
Sumiyati Salam, warga Dusun Lebah, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar hanya bisa mengelus dada saat menyaksikan sejumlah kaca jendela pada villanya di Dusun Kunci Desa Tigawasa pecah. Demikian juga dengan kebun di sekitar villa yang dirusak oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya, sehingga Senin (21/1) pagi dilaporkan ke polisi.
Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol. Khaidar Latief mengungkapkan, polisi yang menerima laporan pengerusakan itu telah melakukan olah lokasi peristiwa, namun pelaku belum diketahui identitasnya secara pasti.
“Peristiwa pengerusakan villa milik korban itu diduga dilakukan lebih dari satu orang dengan merusak kaca jendela dan kebun disekitar villa. Sementara, penjaga malam saat itu meninggalkan tugasnya menghadiri acara syukuran temanya di Labuhan Aji, sehingga kondisi itu dimanfaatkan pelaku,“ ungkap Khaidar Latief.
Dari penanganan kasus pengerusakan villa milik Sumiyati Salam di Mapolsektif Banjar belum diketahui motif pelaku, namun berdasarkan informasi menyebutkan, diduga aksi itu dilakukan akibat dendam dan sakit hati pelaku terhadap korban. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3907 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3064 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2098 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun