Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Sempat Kena Virus, Ketua Bawaslu Tabanan Meninggal Dunia
BERITABALI.COM, TABANAN.
Berita mengejutkan datang dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tabanan, Ketuanya I Made Rumada meninggal dunia pada Jumat, (29/4) di BRSUD Tabanan.
Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu Tabanan I Ketut Narta mengatakan, ketuanya sempat sakit asam urat.
“Masuk rumah sakit sejak awal April. Pada mata kaki sebelah kanan almarhum sempat luka, diagnosa dokter katanya ada virus yang masuk dari sana,” ujarnya.
Setelah hampir seminggu mendapatkan perawatan di rumah sakit, almarhum diperbolehkan pulang oleh dokter. Tapi, hanya sehari lantas dibawa kembali untuk perawatan di rumah sakit karena kondisinya tidak baik.
“Kamis, saya sempat menjenguk di BRSUD Tabanan, kondisinya mendingan dan bisa ngobrol. Almarhum bilang, daya ingatnya menurun, diduga akibat virus,” ujarnya.
Setelah itu, Narta akhirnya menerima kabar duka dari koleganya ini dan dinyatakan meninggal pada Jumat siang.
“Kami di Bawaslu Tabanan terkejut,” ujarnya.
Terkait dengan kinerja Bawaslu yang kehilangan nahkodanya, Narta enggan membicarakan itu. Ia ingin memberikan proses ritual terhadap almarhum selesai terlebih dahulu.
“Kami masih dalam suasana duka,” katanya.
Selain itu, pihak keluarga berencana melakukan kremasi pada jenazah I Made Rumada di Krematorium Santha Graha Tunon Desa Adat Bedha, Kecamatan Kediri. Hasil meminta petunjuk ke Griya diberikan wari baik pada 3 dan 6 Mei 2022.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1437 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1091 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 933 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 829 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik