Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Senggol Dadakan Jelang Ramadan
Kampung Jawa
BERITABALI.COM, TABANAN.
Kampung Jawa tepatnya di Banjar Tunggal Sari, Delod Rurung,
Tabanan di bulan Ramadan seperti sekarang ini sedikit berbeda dari bulan-bulan biasa. Jelang sore hari mendekati waktu berbuka puasa, warga Tunggal Sari menyerbu pasar senggol dadakan yang digelar di Balai Banjar Tunggal Sari.
Senggol Jelang Ramadan yang buka dari pukul 15.00 Wita sampai pukul 18.00 Wita ini menjual berbagai anekan panganan. Mulai dari nasi kuning, tipat, lawar ayam., sate langoan, urab. Tidak ketinggalan juga jajan bali, dan es cendol dijual di pasar senggol dadakan ini. Harga yang ditawarkan pun sama dari harga harga makanan di warung-warung biasanya.
Bizaini selaku kepala keamanan Banjar Tunggal Sari yang ditemui di pasar senggol dadakan, Kamis (4/9) mengatakan pasar senggol jelang Ramadan ini bukanya hanya pas bulan puasa saja. Dikatakannya pembelinya selain dari banjar Tunggal Sari, juga dari kecamatan lainya seperti kecamatan Kediri.
"pembelinya juga tidak hanya umat Muslim, banyak juga umat Hindu yang ingin merasakan panganan yang dijual di pasar senggol jelang Ramadan ini," jelasnya. Jajan atau kue yang dijual ini akan dipergunakan sebagai menu buka puasa bagi warga muslim saat waktu berbuka tiba.
Sementara itu Kelihan adat Delod Rurung, Gusti Ngurah Alit Widasmara mengatakan pasar senggol jelang Ramadan memang ada sudah sejak lama. "Kawan-kawan muslim membuka senggol ramadan ini sudah lama, mungkin sejak
Banjar ini ada. Kita pun selaku warga non muslim menghormati bahkan ikut berbelanja panganan yang dijual disini," jelasnya.
Ditandaskannya, memang telah terbangun harmonisasi sejak lama antara warga Hindu dan Muslim di adat delod rurung. Terlebih ketika salah satunya merayakan hari besarnya maka
sudah menjadi kewajiban menghormati bahkan ikut menjaga agar berjalan dengan aman dan lancar."seperti hari raya nyepi, kawan-kawan kita di banjar Tunggal Sari ikut nyepi bahkan ikut menjaga agar berlangsungnya hari raya berjalan dengan baik," tegasnya. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5968 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2649 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2302 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan