Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 5 November 2026
Seorang Wanita Paruh Baya Ngamuk Sambil Bawa Celurit di Pasar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang wanita ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) berinisial JR (55) ngamuk di Pasar Wonoasih, Kota Probolinggo, Kamis (25/3/2021). Gegara ngamuk sembari menenteng celurit, wanita itu diamakan polisi.
Dilansir dari Jatimnet.com jaringan Suara.com, polisi dibuat kesulitan saat berupaya mengamankan wanita ODGJ tersebut, lantaran membawa senjata tajam. Namun, setelah dilakukan tindakan persuasif, wanita diketahui warga Kelurahan Jrebengkulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo itu berhasil diamankan.
Kapolsek Wonoasih Kompol Khuzaeni mengatakan, wanita ODGJ diamankan lantaran dikhawatirkan melukai warga.
"Karena membahayakan keselamatan warga sekitar, anggota akhirnya langsung melakukan pengamanan," ujarnya.
Usai diamankan, lanjut dia, inisial JR dievakuasi ke Dinas Sosial.
"Kebetulan tadi tengah melintas mobil patroli Satpol PP. Jadi kami kemudian arahkan dibawa ke Dinas Sosial setempat agar mendapatkan penanganan lanjutan," katanya.
Sementara, warga sekitar, Maruf menuturkan, wanita berinisial JR itu memang acap kali meresahkan warga, khususnya di sekitar Pasar Wonoasih.
Sebab jika mengamuk, wanita ODGJ tersebut juga merusak barang-barang warga, bahkan mengambil barang jualan milik pedagang pasar.
"Terima kasih petugas sudah bisa mengamankannya, apalagi orang itu (pelaku) memang sering meresahkan warga. Bahkan sering memukul-mukul mobil yang tengah melintas di depan pasar," ujarnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 603 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 481 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan