Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Serahkan Penyu Langka, Nelayan Minta Uang Pengganti

Sabtu, 29 November 2008, 19:49 WITA Follow
Beritabali.com

ilustrasi/google

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Berniat menjaring ikan, Rus, seorang nelayan warga Melaya, malah mendapatkan seekor penyu hijau (chelonia mydas) yang merupakan salah satu spesies langka yang dilindungi. Biarpun dilindungi namun Rus ogah menyerahkannya secara sukarela kepada petugas dari Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Penyu tersebut baru bisa diselamatkan setelah memberikan uang pengganti Rp. 50 ribu.

 

Informasi di lapangan Sabtu (29/11), penyu hijau tersebut tersangkut jaring Rus bersamaan dengan ikan-ikan yang memang sengaja dicarinya. Kemudian Rus membawa penyu tersebut ke rumahnya. Tertangkapnya satwa langka ini segera tercium oleh petugas TNBB kemudian disampaikan kepada I Ketut Catur Marbawa, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Bali Barat Wilayah I Jembrana. Mendapatkan laporan dari stafnya, Catur segera melacak keberadaan penyu tersebut.

Ternyata tidak mudah untuk menemukan penyu hijau yang tertangkap itu, namun setelah melakukan pendekatan dan memberi pengertian kepada masyarakat nelayan di lokasi itu, akhirnya Rus, menyerahkan penyu yang ditangkapnya namun tidak sukarela tapi minta diberikan imbalan.

 

Demi penyelamatan, Catur mengabulkan permintaan Rus dengan dengan memberi uang Rp.50 ribu. "Tidak masalah bagi kami memberi imbalan kepada nelayan yang penting penyu itu selamat dan masyarakat nelayan sadar kalau penyu langka itu harus dilindungi dan diselamatkan," terangnya.

Akhirnya, atas perintah Kepala TNBB Bambang Darmadja, sekitar pukul 18.30 penyu itu dilepaskan di perairan TNBB. "Beruntung penyu itu bisa kita selamatkan dan kita kembalikan ke habitatnya, penyu hijau jenis itu sudah sangat langka akibat tingginya perburuan,"ujar Bambang. (

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami