Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 31 Juli 2026
Seruan Kepedulian Pelestarian Penyu
Kuta
Kamis, 16 Juli 2009,
15:28 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Lembaga pemerhati satwa ProFauna Indonesia menggelar aksi untuk menggalang dukungan bagi pelestarian penyu di Kuta, Kamis (16/7). Dalam kampanye tersebut dibentangkan spanduk sepanjang 100 meter. Spanduk tersebut bertuliskan “only 1 from 1000 will survivalâ€.
Kampanye pelestarian penyu ini bertujuan untuk mengingatkan kembali pada masyarakat untuk menjaga keberadaan penyu yang semakin punah. Dimana dari berbagai hasil penelitian menyebutkan bahwa rata-rata dari 1000 ekor anak penyu hanya ada satu yang dapat bertahan hidup sampai dewasa. Kondisi ini menunjukkan bahwa penyu sangat rawan punah jika upaya pelestariannya tidak digalakkan dari sekarang.
Koordinator ProFauna Bali Wayan Wiradnyana menyatakan ancaman utama kepunahan penyu saat ini adalah penangkapan liar untuk diperdagangkan dagingnya. Selain itu perdagangan telur penyu illegal juga mengancam kelestarian satwa yang sudah ada sejak jaman purba.
“Perdagangan penyu dan telurnya adalah perbuatan criminal, karena penyu adalah satwa yang telah dilindungi undang-undang,†kata Wayan Wiradnyana.
Wiradnyana menambahkan, menurut Undang-Undang No. 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya disebutkan bahawa perdagangan penyu dapat diancam hukuman 5 tahun penjara dan denda maksimum Rp. 100 juta.
Aksi penggalangan dukungan pelestarian penyu juga melibatkan penyayi rock Melanie Subono. Menurut Melanie, penyu adalah satwa yang unik yang dapat menjadi daya tarik wisata. Begitu juga membunuh penyu juastru akan memberikan dampak negative bagi pariwisata Bali. (mlt)
Kampanye pelestarian penyu ini bertujuan untuk mengingatkan kembali pada masyarakat untuk menjaga keberadaan penyu yang semakin punah. Dimana dari berbagai hasil penelitian menyebutkan bahwa rata-rata dari 1000 ekor anak penyu hanya ada satu yang dapat bertahan hidup sampai dewasa. Kondisi ini menunjukkan bahwa penyu sangat rawan punah jika upaya pelestariannya tidak digalakkan dari sekarang.
Koordinator ProFauna Bali Wayan Wiradnyana menyatakan ancaman utama kepunahan penyu saat ini adalah penangkapan liar untuk diperdagangkan dagingnya. Selain itu perdagangan telur penyu illegal juga mengancam kelestarian satwa yang sudah ada sejak jaman purba.
“Perdagangan penyu dan telurnya adalah perbuatan criminal, karena penyu adalah satwa yang telah dilindungi undang-undang,†kata Wayan Wiradnyana.
Wiradnyana menambahkan, menurut Undang-Undang No. 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya disebutkan bahawa perdagangan penyu dapat diancam hukuman 5 tahun penjara dan denda maksimum Rp. 100 juta.
Aksi penggalangan dukungan pelestarian penyu juga melibatkan penyayi rock Melanie Subono. Menurut Melanie, penyu adalah satwa yang unik yang dapat menjadi daya tarik wisata. Begitu juga membunuh penyu juastru akan memberikan dampak negative bagi pariwisata Bali. (mlt)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3920 Kali
03
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3095 Kali
04
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2113 Kali
05
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2059 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026