Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Sikapi Meningkatnya Kasus DBD, Bupati Gede Dana Turun Langsung Fogging dan PSN
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Menyikapi meningkatnya kasus demam berdarah yang terjadi dalam periode empat bulan terakhir ini, Pemkab Karangasem melalui Dinas Kesehatan Karangasem langsung bergerak cepat melakukan langkah-langkah antisipatif.
Selain melakukan Fogging atau pengasapan secara terfokus pada zona atau areal tertentu pada wilayah ditemukannya kasus DBD, Pemkab Karangasem juga menggencarkan kegiatan PSN dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Kendati peningkatan DBD di Kabupaten Karangasem relatif kecil dibandingkan daerah lainnya, namun tetap mendapatkan atensi atau perhatian serius dari Bupati Karangasem, I Gede Dana, yang pada Senin (29/4/2024) turun langsung bersama Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, dr. I Gusti Bagus Putra Pertama, Camat Karangasem dan Lurah Karangasem untuk mengikuti pelaksanaan Fogging terpokus yang dilaksanakan oleh puluhan petugas dari Dinas Kesehatan di dua lokasi ditemukannya kasus DBD, yakni di Lingkungan Karanglangko dan Lingkungan Bangras, Karangasem.
Selain itu, Bupati Gede Dana juga turun menemui masyarakat dari rumah kerumah untuk memberikan himbauan sekaligus mangajak masyarakat setempat untuk bersama-sama melakukan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamun (PSN) dan Abatesasi dengan pembagian bubuk Abate guna ditaburkan di temapt-tempat penampungan air. Sembari bersilaturahmi dan berbincang akrab dengan masyarakat setempat, Bupati juga mengajak masyarakat untuk menerapkan PHBS.
“Hari ini saya bersama Kadis Kesehatan sengaja turun langsung ke dua lokasi ditemukannya kasus DBD. Dengan demikian kita bisa mengetahui kondisi di pumukiman warga, ini penting karena sebagian kasus DBD itu terjadi di wilayah kota dengan penduduk yang padat,” ucap Bupati Gede Dana.
Dengan mengetahui kondisi areal pemukiman warga tersebut, bisa ditentukan upaya cepat dan tepat dan langkah antisipasi agar kasus DBD di wilayah tersebut tidak bertambah, kalau bisa jangan terjadi lagi.
“Yang terpenting itu bagaimana menkampanyekan PHBS dan mengajak masyarakat ikut menggencarkan PSN. Kalau Fogging itu kan hanya membunuh nyamuk dewasa, yang terpenting itu bagaimana membasmi jentiknya,” tegas Gede Dana, sembari mengatakan pihaknya akan terus memantau perkembangan kasus DBD di Karangasem.
Dalam kesempatan itu, Bupati Gede Dana juga mengecek kondisi alat Fogging yang dimiliki Dinas Kesehatan dan mencobanya.
Sementara itu, Kadis Kesehatan Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama, mengatakan jika kasus DBD di Karangasem memang mengalami peningkatan, dimana pada bulan Januari 2024, terjadi sebanyak 25 kasus DBD, Februari sebanyak 57 kasus, Maret 106 kasus dan Bulan April hingga Tanggal 29 tercatat sebanyak 69 kasus DBD.
“Memang ada tren peningkatan kasus dari Januari hingga April ini, namun dari sisi jumlah kasus DBD di Karangasem relatif masih kecil jika dibandingkan dengan Kabupaten lainnya, dan astungkare pula sampai saat ini tidak ada kasus meninggal akibat DBD,” sebut Gusti Bagus Putra Pertama. Namun demikian pihaknya akan terus melakukan upaya pencegahan termasuk Fogging agar kasus DBD di Karangasem tidak bertambah.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Karangasem
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1370 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1045 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 887 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 786 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik