Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Simakrama di Jembrana, Pastika Sodok CBS
Pekutatan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
I Made Mangku Pastika, calon gubernur (cagub) yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyindir program Cok Budi Suryawan (CBS) kandidat cagub lainnya yang diusung oleh Koalisi Rakyat Bali.
Menurutnya program peningkatan bantuan kepada desa pakraman dari Rp. 50 juta menjadi Rp. 100 juta adalah sesuatu yang tidak realistis. Alasannya APBD Bali hanya berkisar Rp. 680 miliar yang tentunya tidak cukup untuk memberikan bantuan kepada 1.400 desa pakraman.
"Di Bali ada 1.400 desa pakraman dan 2.400 subak, mana cukup APBD Bali untuk memberikan bantuan sebesar itu," ujarnya saat bersimakrama di PAC PDIP Pekutatan, Jumat (13/6).
Menurutnya, program Bali yang aman, damai dan sejahtera (Bali Mandara) yang diusungnya sangat realistis karena nafasnya Bali ada di pariwisata yang tentunya akan sangat mendambakan keamanan. "Jika Bali sudah aman, maka pariwisata pasti akan berkembang sehingga akan mampu membangkitkan masyarakat Bali dari keterpurukan akibat peristiwa Bom Bali. Dan saya akan menciptakan rasa aman itu," tandasnya.
Selain menyindir CBS, tim sukses Pasti-Yoga juga mengedarkan air mineral gelas bergambar cagub-cawagub Pasti-Yoga yang ditempatkan dalam kotak-kotak makanan lalu dibagikan kepada masyarakat. Padahal, air mineral tersebut sudah dilarang oleh Panitia Pengawas (Panwas) Pilgub Bali, karena sudah termasuk atribut kampanye. (dey)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 503 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 396 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 387 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik