Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Singapura Beri Penghargaan Militer Tertinggi ke Prabowo
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Singapura Tharman Shanmugaratnam memberikan penghargaan militer tertinggi ke Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto pada Selasa (21/11).
Prabowo menerima penghargaan Distinguished Service Order atau Darjah Utama Bakti Cemerlang di kediaman presiden Singapura, Istana. Pemberian penghargaan ini tertuang dalam rilis Kementerian Pertahanan Singapura yang diunggah di situs resmi mereka.
"Prabowo dianugerahi penghargaan ini atas kontribusi signifikan dia dalam memperkuat hubungan pertahanan bilateral yang erat dan telah lama terjalin antara Singapura dan Indonesia," demikian rilis Kemhan Singapura.
Menurut mereka, selama Prabowo menjadi Menhan terdapat sejumlah perjanjian pertahanan kedua negara yang diratifikasi.
Prabowo juga dianggap mempromosikan kolaborasi yang lebih erat antara kedua lembaga pertahanan, termasuk mengawasi latihan militer bersama.
Latihan militer itu di antaranya Latihan Safkar Indopura dan Latihan Super Garuda Shield.
Penobatan Prabowo dihadiri Menteri Pertahanan Ng Eng Hen, Menteri Senior Pertahanan Zaqy Mohamad, dan Panglima Angkatan Bersenjata Laksamana Madya Aaron Beng.
Prabowo berada di Singapura selama dua hari yakni 21-22 November.
Selama di negara-kota itu, Prabowo dan Eng Hen membahas perkembangan keamanan regional dan upaya memperkuat hubungan kedua negara.
Prabowo juga dilaporkan bertemu Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 453 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan