Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Suami Sakit, Dadong Nayi Berharap Putranya Sembuh dari Gangguan Jiwa
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kehidupan nenek Nayi atau disapa dadong Nayi yang renta kurang beruntung. Di usia senja, menginjak 70 tahun, nenek asal Banjar Suwat Kelod, Desa Suwat, Kecamatan Gianyar itu tidak bisa berbuat banyak selain mengandalkan bantuan dermawan.
Nenek Nayi memiliki suami yang sakit tua. "Pekak terbaring terus tidak bisa bangun," ujar Dadong Nayi. Selanjutnya, putra pertamanya sudah meninggal dunia beberapa tahun yang lalu.
Sedangkan, putra keduanya mengalami gangguan kejiwaan. "Sekarang di Bangli (dirawat di RS Jiwa Bangli, Red)," ujar dia. Kesehariannya, nenek Nayi tergolong hidup sederhana.
Untuk makan sehari-hari, nenek Nayi hanya mengandalkan bantuan dermawan. "Saya tidak kuat lagi bekerja," ujarnya.
Memang dari pemerintah desa telah membantu berupa bantuan sosial. Jumlahnya cukup untuk keperluan makan saja.
Kemudian, dia juga mendapat uluran tangan dari kerabat dan dermawan di desa. Namun bantuan dermawan tidak rutin. Kerabat yang membantu pun tak banyak, seikhlasnya saja. "Sehari-hari, makan yang ada saja. Kalau ada yang membantu, terima kasih," jelas dia.
Tidak banyak yang bisa diharapkan selain pasrah menjalani hidup. Dia hanya bisa berdoa agar putranya segera sembuh dari sakit, dan bisa menjalani masa depan yang cerah.
"Mudah-mudahan anak saya cepat sehat. Biar bisa mengurus orang tuanya," harapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1425 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1081 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 925 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 818 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik