Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 7 Agustus 2026
Sudah Tau Lokasi Selfie Baru di Puncak Wanagiri?
Kamis, 16 November 2017,
15:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Buleleng. Ada lokasi lokasi swafoto atau selfie yang unik di Bali yakni tepatnya ada di Puncak Wanagiri, Sukasada, Buleleng.
Kelian Banjar Asah Panji Ketut Suwena menyampaikan bahwa untuk saat ini terdapat delapan lokasi swafoto yang terletak di dataran tinggi dengan panorama Danau Buyan dan Danau Tamblingan.
[pilihan-redaksi]
Suwena juga menyampaikan, berdasarkan arahan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) hanya diijinkan empat lokasi swafoto dari delapan lokasi swafoto yang ada saat ini. Hal ini disesuikan dengan banyaknya jumlah banjar adat yang ada di Desa Wanagiri. Kedepannya pihak BKSDA juga meminta agar pengelolaan lokasi swafoto dikelola oleh desa adat.
“Jika swafoto sudah dikelola oleh desa adat maka pengelolaan akan lebih tertata dan terpantau, baik dari segi perijinan maupun keamanannya. Untuk saat ini sudah ada satu lokasi swafoto yang dikelola oleh banjar adat dan sudah kita laporkan ke BKSDA," tuturnya.
Lebih jauh Ketut Suwena memaparkan bahwasannya diperbolehkannya empat lokasi swafoto oleh BKSDA bertujuan untuk mencegah menjamurnya lokasi swafoto yang tidak terkontrol dan dikawatirkan akan mengabaikan aspek keselamatan dan pelestarian lingkungan. Suwena juga menambahkan untuk saat ini lokasi swafoto yang ada secara rutin dilakukan pemeriksaan terhadap bangunan serta ketersediaan faktor penunjang keselamatan pengunjung.
“Bambu-bambu yang digunakan untuk bangunan kita periksa secara rutin, pemasangan jaring untuk keselamatan juga wajib," imbuhnya.
Sementara itu Dinas Pariwisata Provinsi Bali yang diwakili oleh Kepala Bidang Destinasi Wisata IB Adi Laksana menyampaikan bahwa keberadaan objek wisata swafoto di kawasan Puncak Wanagiri sesungguhnya telah memberi warna baru bagi destinasi wisata di Bali.
Terlebih objek wisata ini bisa membantu menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Namun kedepannya penataan serta pengelolaan objek wisata ini perlu dilakukan terlebih objek ini terletak di kawasan hutan lindung.
Untuk itu pihaknya meminta agar dilakukan komunikasi dan koordinasi baik dengan pihak BKSDA maupun Pemkab Buleleng terkait penataan dan pengelolaannya sehingga keberadaanya bisa menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan. [bbn/prov/wrt]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4143 Kali
02
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1417 Kali
03
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
04
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 870 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 753 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026