Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 2 Oktober 2026
Survei PKB Sebut Harga Masih Mahal, Koster: De Bes Liu Ngalih Untung Pang Pada Maan
Sabtu, 13 Juli 2019,
20:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Gubernur Bali Wayan Koster Koster telah menugaskan lembaga independen untuk mensurvei penyelenggaraan PKB tahun ini dari berbagai aspek, antara lain aspek lingkungan, tata kelola, ekonomi, aspek seniman, pengunjung dan peserta.
[pilihan-redaksi]
"Hasilnya, aspek lingkungan 78 persen responden menyatakan sudah nyaman, untuk tata kelola lokasi dan pementasan 75 persen menyatakan baik. Namun untuk sisi ekonomi ada 43 persen responden yang menyatakan harga masih mahal. Ini catatan untuk para peserta pameran yang tahun ini sudah diberikan stand gratis," papar Koster saat gelaran penutupan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 tahun 2019 yang dihelat di panggung terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Art Centre, Denpasar pada Sabtu (13/7) malam.
"Hasilnya, aspek lingkungan 78 persen responden menyatakan sudah nyaman, untuk tata kelola lokasi dan pementasan 75 persen menyatakan baik. Namun untuk sisi ekonomi ada 43 persen responden yang menyatakan harga masih mahal. Ini catatan untuk para peserta pameran yang tahun ini sudah diberikan stand gratis," papar Koster saat gelaran penutupan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 tahun 2019 yang dihelat di panggung terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Art Centre, Denpasar pada Sabtu (13/7) malam.
Untuk itu, Koster mengharapkan agar ke depan harga diturunkan supaya para pengunjung bisa lebih menikmati gelaran PKB. "Namun tentu saja, kualitas produk harus tetap baik. De bes liu ngalih untung pang pada maan (jangan terlalu banyak cari untung, agar semua dapat,red)," imbuhnya disambut tawa penonton.
Ia menyatakan akan terus melakukan evaluasi secara menyeluruh untuk lebih menyempurnakan dan meningkatkan kualitas gelaran Pesta Kesenian Bali (PKB) pada tahun-tahun mendatang.
"Kami membuka kritik dan saran dari seluruh masyarakat, agar PKB bisa lebih baik lagi," kata Gubernur Koster.
Pria kelahiran Sembiran, Kabupaten Buleleng ini juga mecatat total omzet dari 300 lebih peserta mencapai Rp 20 miliar ditambah Rp 2,8 miliar untuk stand kuliner.
"Secara keseluruhan, 78 persen responden menyatakan PKB ke-41 tahun ini lebih baik dari tahun-tshun sebelumnya," sebut Koster berbangga.
"Terimakasih juga untuk apresiasi masyarakat terhadap implementasi visi 'Nangun Sat Kerthi Loka Bali' lewat tema PKB serta pemberlakuan Pergub (Peraturan Gubernur), mulai dari busana Bali, produk lokal hingga pembatasan sampah plastik selama gelaran berlangsung," ucapnya.
Tak puas dengan hasil survei, Koster juga berkesempatan berdialog langsung dengan sejumlah peserta pameran, pedagang dan seniman yang didaulat naik ke atas panggung.
"Terima kasih kepada Bapak Gubernur, PKB tahun ini saya memperoleh penghasilan bersih hingga Rp 60 juta," kata Wayan Susila, pedagang babi guling asal Gianyar yang berbincang langsung dengan Gubernur Koster.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Kebudayaan Bali Wayan 'Kun' Adnyana menyebut berbagai pagelaran, pameran hingga kuliner telah dinikmati 1,632 juta pengunjung yang datang selama satu bulan penuh atau rata-rata lebih dari 52 ribu orang per hari.
"Kegiatan yang ada telah menyapa dan menebar keindahan estetika yang menghibur bagi masyarakat hingga wisatawan," ujar Adnyana.
[pilihan-redaksi2]
Sedangkan untuk gelaran PKB ke-42 tahun depan, tema yang akan diangkat adalah 'Atma Kertih' yang peluncurannya ditandai oleh pelepasan anak panah oleh Gubernur Koster.
Sedangkan untuk gelaran PKB ke-42 tahun depan, tema yang akan diangkat adalah 'Atma Kertih' yang peluncurannya ditandai oleh pelepasan anak panah oleh Gubernur Koster.
Dalam acara penutupan tersebut ditampilkan sebagai sajian penutup sendratari ‘Dalem Samprangan’ garapan SMK Negeri 3 Sukawati. Sendratari ini melibatkan sebanyak 130 penari dan 65 penabuh dengan durasi waktu selama 1,5 jam dengan siswa yang dilibatkan kebanyakan dari kelas X dan XI. Selain itu, juga diserahkan piagam penghargaan kepada para pemenang berbagai lomba yang diadakan selama gelatan PKB.
Nampak pula dalam malam penutupan tersebut, Ny Putri Suastini Koster, Sekda Dewa Made Indra, anggota DPRD Bali Nyoman Parta, Forkopinda dan OPD Provinsi Bali, para pemuka agama, seniman, kurator dan tokoh masyarakat. (bbn/humasbali/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 305 Kali
02
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 236 Kali
03
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 215 Kali
04
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 205 Kali
05
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 193 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026