Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Tak Keluarkan Izin, Bupati Gianyar Akan Tutup Pabrik Beton
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Bupati Gianyar, Made Mahayastra, menegaskan tidak mengeluarkan izin pabrik beton. Termasuk pabrik beton baru di Jalan Raya Siyut, Kecamatan Gianyar karena kawasan Gianyar selatan merupakan kawasan pariwisata.
“Kita (pemerintah, red) tidak lagi mengeluarkan izin. Izinnya tidak kami berikan lagi,” tegas Mahayastra, Senin (18/4).
Tidak hanya pabrik beton di Pantai Siyut, bupati menegaskan bahwa seluruh pabrik beton di wilayah Gianyar selatan, yakni di sepanjang Jalan IB Mantra tidak berizin lagi.
“Semua pabrik beton yang ada di sana (sepanjang Jalan By Pass IB Mantra, red), tidak kami berikan,” jelasnya.
Semestinya, kata bupati, pabrik itu tidak boleh lagi mengajukan tender. “Mereka tidak boleh lagi diajukan sebagai pemenang tender. Kan dalam tender ada istilah untuk olahan beton,” terangnya.
Bupati kembali menegaskan, tidak ada lagi perpanjangan izin. “Sudah tidak lagi kami keluarkan izinnya,” terangnya.
Meski tanpa izin, namun pabrik beton hingga saat ini masih beroperasi. Bahkan muncul pabrik baru dekat pantai Siyut. Meski masih ada yang beroperasi, namun bupati belum bisa menutup.
“Untuk memutuskan (menutup usaha, red), ya lihat sikon (situasi kondisi, red),” ungkapnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4130 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1414 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun