Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Tentara Israel Tembaki Wanita dan Anak Gaza Yang Tengah Mengantre Roti
beritabali.com/cnnindonesia.com/Tentara Israel Tembaki Wanita dan Anak Gaza Yang Tengah Mengantre Roti
BERITABALI.COM, DUNIA.
Tentara Israel kembali menyerang penduduk sipil di Gaza yang tengah mengantre untuk mendapat roti di sebuah toko. Puluhan orang termasuk wanita dan anak-anak tewas ditembak militer Israel.
Akibatnya Rumah Sakit al-Shifa di Gaza kelebihan kapasitas atau overload menampung puluhan korban tewas maupun luka akibat serangan tersebut.
"Orang-orang mengantre untuk mendapatkan sepotong roti dan kemudian ditembaki, hancur berkeping-keping, puluhan tewas, puluhan terluka, semuanya warga sipil tak bersalah," kata Direktur Rumah Sakit Al-Shifa Mohammed Abu Salimi kepada Al Jazeera, Rabu (1/11).
Ia pun menganggap serangan tersebut adalah pembunuhan berencana. Seperti halnya serangan bom dahsyat yang telah meluluhlantakkan kamp pengungsian terbesar di Gaza. Tentara Israel dinilai tak pandang bulu menyerang penduduk Gaza.
"Kemarin, ratusan orang tewas di Jabalia, hari ini di toko roti Gaza, ini adalah pembunuhan berencana," katanya.
"Wanita, anak-anak, warga sipil tak bersenjata yang tidak bersalah sedang mengantre...dibunuh secara sembrono," tambahnya.
Abu Salimi menambahkan bahwa unit perawatan intensif dan unit gawat darurat di RS Al-Shifa sudah penuh. Stok obat-obatan pun menipis.
"Setiap tempat tidur penuh. Kami sangat padat, obat-obatan mulai habis, persediaan medis mulai habis," jelasnya.
Youmna ElSayed dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Gaza, mengatakan bahwa toko roti tersebut berjarak 'kurang dari satu kilometer' dari rumah sakit.
Dia menambahkan bahwa hanya sedikit toko roti yang tersisa di Gaza.
"Sebagian besar toko roti entah ditarget atau hancur dalam serangan udara Israel," ungkapnya.
Sejak perang pecah serta agresi Israel ke Palestina dimulai, lebih dari 8.000 orang tewas dan belasan ribu lainnya luka-luka.
Selain itu perang dan blokade Israel di Gaza juga menyebabkan dua rumah sakit utama yakni Rumah Sakit Al Shifa dan Rumah Sakit Indonesia di Gaza nyaris kolaps karena semakin menipisnya stok bahan bakar untuk menyalakan generator listrik.
Sementara Tentara Pertahanan Israel (IDF) seolah tutup mata melihat banyaknya kematian korban sipil. Ia pun menegaskan sudah memberi peringatan kepada penduduk Gaza agar pindah ke selatan untuk keamanan.
"Inilah tragedi perang. Seperti yang Anda ketahui, kami sudah mengatakan selama beberapa hari, pindah ke selatan. Warga sipil yang tidak terlibat dengan Hamas, tolong pindah ke selatan," ungkapnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1569 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1182 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1030 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 908 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah