Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Tenten Masduki: Digitalisasi UMKM Untuk Perluasan Akses Pasar
Laporan Indonesia Digital Conference 2019
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Teten Masduki menyatakan UKM di Indonesia perlu melakukan digitalisasi untuk perluasan akses pasar.
Saat ini, usaha di Indonesia, 63 juta atau 99% adalah usaha mikro, kemudian sisanya usaha kecil dan menengah. Kontribusi UMKM dalam perekonomian Indonesia sangat signifikan. Dari 64.2 juta UMKM, berkontribusi terhadap 99% total lapangan kerja.
"Sayangnya, UMKM kita tidak didesain punya daya saing dengan produk luar, total ekspor baru mencapai 14%," papar Teten saat menjadi pembicara pada Indonesia Digital Conference (IDC) 2019 yang diselenggarakan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) di Ballroom Djakarta Theater Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2019).
Lebih lanjut Teten menyampaikan, ada beberapa strategi yang akan dilakukan untuk pemberdayaan UMKM, salah satunya adalah digitalisasi UMKM.
"Selain digitalisasi, kita perlu membangun trading house produk UMKM serta memprioritaskan produk UMKM untuk belanja pemerintah," ujar Teten.
Terungkap dalam paparannya, Teten mengatakan bahwa untuk pengadaan cangkul dari beberapa kementerian saja jumlahnya sangat besar dan harus impor.
"Indonesia butuh 10 juta cangkul pertahun, kita harap ke depan, UMKM kita bisa mensupplynya, jadi tidak perlu impor dan bahkan UMKM kita bisa jual ke luar secara online," pungkas Teten.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 561 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 428 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 427 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan