Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Terakhir Digelar 1995, Begini Jalannya Pelebon Naga Banda Puri Keramas tahun Ini
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pelebon dengan sarana naga banda (khusus keturunan raja) terakhir digelar oleh Puri Keramas, Blahbatuh, pada 1995 silam. Kini, pada Jumat (23/8/2024), pelebon naga Banda kembali digelar dan berjalan sukses.
Pelebon kali ini terhadap almarhum I Gusti Agung Oka Wali, yang merupakan ibunda dari penglingsir Puri Saren Kangin, Puri Ageng Keramas, I Gusti Agung Ngurah Sudarsana.
Adapun sarana yang digunakan saat pelebon ialah bade setinggi 13 meter, diiringi lembu setinggi 4 meter, dan naga banda yang dipendak dari Pura Selukat.
Adapun iringan pelebon, yakni jenazah almarhum dari Puri dinaikkan ke Bade melalui tragtag (tangga tinggi). Selanjutnya, di depan Bade, terdapat naga Banda yang diarak sebagai simbol mengantar menuju alam Nirvana. Terakhir, lembu sebagai sarana pembakaran bagi jenazah.
Penglingsir Puri Saren Kangin, I Gusti Agung Ngurah Sudarsana menyatakan pelebon ini merupakan bentuk penghormatan terakhir pada almarhum ibunda.
"Kami ucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yang turut menyukseskan upacara ini," ujarnya.
Karena selain Krama dan pecalang, acara ini turut dijaga oleh kepolisian hingga Dinas perhubungan mengenai penutupan arus lalu lintas. Bahkan petugas PLN turut memadamkan listrik sementara sebab Bade berjalan tinggi menjulang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 550 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 405 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 404 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan