Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Terapkan Teba Modern, Banjar Sima Siladan Bangli Tekan Sampah Hingga 90 Persen
BERITABALI.COM, BANGLI.
Permasalahan sampah yang semakin kompleks membutuhkan solusi nyata dan komitmen bersama. Jika tidak segera ditangani, permasalahan ini hanya akan membuang waktu, tenaga, hingga biaya yang terus menumpuk.
Upaya konkret dalam pengelolaan sampah berbasis sumber telah diterapkan oleh Banjar Adat Sima Siladan, Desa Adat Taman Bali, Bangli. Sejak tahun 2019, banjar ini sudah menerapkan pararem terkait pengelolaan sampah berbasis sumber, termasuk melakukan penyebaran stiker kewajiban pemilahan sampah rumah tangga menjadi tiga kategori: organik, anorganik, dan residu.
Kelian Banjar Adat Sima Siladan, I Wayan Sutirka, saat dikonfirmasi pada Jumat (25/4/2025) menjelaskan, selain pengolahan melalui TPS3R, masyarakat di wilayahnya wajib mengelola sampah dari rumah tangga masing-masing. Salah satu caranya dengan membuat Teba Modern, yang terbukti efektif menekan volume sampah rumah tangga.
"Proses pembuatan Teba Modern sangat sederhana, hanya membuat lubang di area rumah untuk menampung sampah organik yang dihasilkan sehari-hari. Bahkan bisa ditata sedemikian rupa sehingga selain untuk menampung sampah, juga bisa digunakan sebagai tempat untuk bersantai,” jelasnya.
Setelah sampah organik tersebut menjadi kompos, hasilnya bisa dimanfaatkan sebagai pupuk untuk berbagai jenis tanaman. Sementara itu, untuk sampah anorganik, seluruh warga telah bekerja sama dengan bank sampah, sehingga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat.
I Wayan Sutirka menambahkan, hingga saat ini pengelolaan sampah di wilayahnya telah berhasil mencapai lebih dari 90 persen.
"Kedepan, kami berharap keberhasilan ini bisa diteruskan ke banjar dan desa lain, sehingga sampah tidak lagi menjadi permasalahan. Karena pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan sebuah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5833 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4599 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2564 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2208 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2191 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan