Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Tersangka Mengungkap Satu Pelaku Baru
BERITABALI.COM, BULELENG.
Rekonstruksi kasus pembakaran sejumlah Kantor Kepala Desa dan Kolam Pancing di Tukadmungga, Rabu siang digelar Sat Reskrim Polres Buleleng bersama Dit Reskrim Polda Bali.
Dalam rekonstruksi itu, sejumlah tersangka mengungkapkan adanya keterlibatan pelaku baru yang diketahui bernama Damot Kerempang saat Rapat Perencanaan di rumah Tawok di Desa Sidatapa dan Rumah Tu Gur di Desa Cempaga.
Ya beberapa tersangka menyebutkan nama baru dan polisi masih memperdalam pengakuan keterkibatan damot kerempang itu,â€tegas Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Pande Putu Sugiarta yang memimpin rekontruksi keliling itu.
Terungkapnya nama baru itu, kembali menambah daftar pencarian tersangka menjadi enam orang diantaranya, Tu Gur, Dadi, Katak, Name, Semprit dan Damot Kerempang, namun polisi belum mengidentifikasi keterlibatan pelaku yang belum tertangkap itu, hanya saja beberapa nama diduga terlibat dalam pembakaran Kantor Kades Temukus dan Mayong.
Dalam rekonstruksi itu, sembilan tersangka dihadirkan, diantaranya, Wayan Artawa alias Tawok, Wayan Darma alias Damot Toeng, Ketut Arta, Made Swadarmayasa alias Regog, Nengah Sita alias Gentong, Gede Semadi alias Dedut, Ketut Suparma alias Kacrung, Wayan Suweca alias Ateng dan Made Artawan alias Dek Awan
Selain sembilan tersangka yang telah tertangkap polisi, lima tersangka yang masih dalam pengejaran diantaranya, Tu Gur, Dadi, Katak dan Semprit serta Damot Kerempang digantikan perannya oleh anggota Buser sat Reskrim Polres Buleleng.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 494 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 385 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 379 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik