Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Tikus Serang Belasan Hektar Padi
BERITABALI.COM, TABANAN.
Meski telah menggelar upacara ngaben tikus, namun serangan binatang ini tetap saja mengganas. Sekitar 15 hektar padi di Subak Gubug, Tempek Beji, Tabanan gagal panen karena dimakan tikus.
Pengurus subak setempat, Ketut Radika, Kamis (7/1) mengatakan serangan tikus sudah ada sejak padi petani berumur 1, 5 bulan.
Puncaknya, padi yang siap dipanen malah dikoyak dimakan hingga petani tidak mendapatkan hasil.
Berbagai cara telah dilakukan petani, mulai dari melakukan kegiatan secara keagamaan hingga penebaran racun tikus. Hasilnya hanya beberapa saja tikus yang mati.
Akibat serangan tikus, masing-masing petani mengalami kerugian Rp 3 Juta per hektarnya. Karena merugi, banyak petani di desanya beralih kerja pada sektor buruh bangunan, karena telah hilang harapan untuk menikmati panen padi.
Guru Sri Astiti petani lainnya mengatakan, petani di wilayahnya, telah empat kali melaksanakan kegiatan tebar racun dengan dana dari kas subak sebesar Rp 2 Juta dari swadaya para petani.
Tebar racun tersebut ternayata tidak maskimal, tikus malah mengganas. Dikatakannya, bukan hanya padi yang dikoyak tikus, sayuran seperti gondo, pare, terong, kacang juga ludes dikoyak tikus.
Petani setempat pun merasa semua hasil tanamannya telah rusak dan tidak menghasilkan yang menyebabkan petani malas menggarap sawahnya. Selain menebar racun tikus, ada juga petani yang mengurung areal pesawahannya dengan plastik. Namun upaya itu juga tidak maksimal.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 874 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 740 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 560 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 528 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik