Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Tikus Serang Belasan Hektar Padi
BERITABALI.COM, TABANAN.
Meski telah menggelar upacara ngaben tikus, namun serangan binatang ini tetap saja mengganas. Sekitar 15 hektar padi di Subak Gubug, Tempek Beji, Tabanan gagal panen karena dimakan tikus.
Pengurus subak setempat, Ketut Radika, Kamis (7/1) mengatakan serangan tikus sudah ada sejak padi petani berumur 1, 5 bulan.
Puncaknya, padi yang siap dipanen malah dikoyak dimakan hingga petani tidak mendapatkan hasil.
Berbagai cara telah dilakukan petani, mulai dari melakukan kegiatan secara keagamaan hingga penebaran racun tikus. Hasilnya hanya beberapa saja tikus yang mati.
Akibat serangan tikus, masing-masing petani mengalami kerugian Rp 3 Juta per hektarnya. Karena merugi, banyak petani di desanya beralih kerja pada sektor buruh bangunan, karena telah hilang harapan untuk menikmati panen padi.
Guru Sri Astiti petani lainnya mengatakan, petani di wilayahnya, telah empat kali melaksanakan kegiatan tebar racun dengan dana dari kas subak sebesar Rp 2 Juta dari swadaya para petani.
Tebar racun tersebut ternayata tidak maskimal, tikus malah mengganas. Dikatakannya, bukan hanya padi yang dikoyak tikus, sayuran seperti gondo, pare, terong, kacang juga ludes dikoyak tikus.
Petani setempat pun merasa semua hasil tanamannya telah rusak dan tidak menghasilkan yang menyebabkan petani malas menggarap sawahnya. Selain menebar racun tikus, ada juga petani yang mengurung areal pesawahannya dengan plastik. Namun upaya itu juga tidak maksimal.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4685 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2327 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan