Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Tim SAR Temukan 8 Motor dan Peralatan Korban
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tim evakuasi mencari korban yang ditakutkan masih ada di desa Sukameriah, 2 km dari puncak Sinabung. Tim SAR menemukan beberapa peralatan korban yang telah dievakuasi.
"Pada Senin (3/2/2014) telah ditemukan 8 motor (7 motor ada nomor polisi dan 1 motor tidak ada nomor polisi), 1 tas berisi laptop Acer, 1 tas Handy camp (tidak ada isinya) dan 2 buah helm. Belum ditemukan adanya korban," jelas Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo, dalam keterangan resminya, Senin (3/2/2014).
Awan vulkanik yang masih tebal, masih mempersulit proses evakuasi. Dari rekomendasi PVMBG, pada pukul 12.30 WIB proses pencarian dihentikan karena terjadi erupsi setinggi 2.500 m dan luncuran awan panas 2.500 m.
"Tim SAR gabungan masih menunggu kondisi aman. Strategi evakuasi mendasarkan pada rekomendasi PVMBG di lapangan," jelasnya. Sebanyak 170 personil tim SAR gabungan dikerahkan untuk evakuasi korban awan panas. Sutopo menjelaskan, tim terdiri dari 35 orang Kodim 0205 TK, 30 orang Yon 125/SMB, 41 orang Brimob, 20 orang Basarnas, 10 satpol PP, dan 34 relawan.
"Hingga saat ini jumlah korban awan panas gunung Sinabung ada 15 orang meninggal (7 orang mahasiswa, 4 pelajar, 3 warga Sukameriah, dan 1 warga Kabanjahe) dan 3 orang luka-luka," jelasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 643 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 607 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 452 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 443 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik