Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 2 November 2026
Tingkat Cuitan Media Sosial di Indonesia Lebih Tinggi Daripada Membaca Buku
Sabtu, 5 Mei 2018,
15:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com.Jakarta, Secara umum kebiasaan membaca buku orang Indonesia rata-rata hanya 27 halaman per tahun. Hal yang lebih memprihatikan berdasarkan data UNESCO minat baca orang Indonesia berada pada peringkat ke 60 dari 61 negara.
[pilihan-redaksi]
"Artinya masyarakat Indonesia dalam menambah ilmu dan informasi dari buku sangat rendah, tetapi dari media sosial sangat tinggi" kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, R Niken Widiastuti pada pembukaan Trusted Media Summit 2018 di Gran Melia, Kuningan, Jakarta pada Sabtu (5/5).
"Artinya masyarakat Indonesia dalam menambah ilmu dan informasi dari buku sangat rendah, tetapi dari media sosial sangat tinggi" kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, R Niken Widiastuti pada pembukaan Trusted Media Summit 2018 di Gran Melia, Kuningan, Jakarta pada Sabtu (5/5).
Menurut Niken, tidak saja tingkat Baca buku saja rendah, tingkat baca koran juga rendah yaitu rata-rata 12-15 menit per-hari. Sedangkan cuitan di media sosial sangat tinggi yaitu mencapai 28.000 cuitan per-menit.
Niken menyebutkan saat ini lebih dari 53% masyarakat Indonesia terhubung dengan internet. Dimana 4 dari 10 orang aktif di media sosial. Berdasarkan survei juga terungkap bahwa 60% masyarakat Indonesia tidak mempunyai tabungan, tetapi 85% mempunyai ponsel.
[pilihan-redaksi]
Niken mengungkapkan fakta penggunaan internet di Indonesia yang cukup menarik yaitu orang Indonesia bisa hidup tanpa ponsel paling lama 7 menit. Dengan rata-rata mengakses internet 8-11 jam per-hari. "Ini yang menghasilkan generasi merunduk, sibuk merunduk" ujar Niken.
Niken mengungkapkan fakta penggunaan internet di Indonesia yang cukup menarik yaitu orang Indonesia bisa hidup tanpa ponsel paling lama 7 menit. Dengan rata-rata mengakses internet 8-11 jam per-hari. "Ini yang menghasilkan generasi merunduk, sibuk merunduk" ujar Niken.
Niken menambahkan jika dilihat pola komunikasi di dunia Maya saat ini merupakan pola 10 : 90. Artinya hanya 10 persen yang memproduksi dan 90 persen yang menyebarkan. Apalagi hampir 90% masyarakat belum mendapatkan literasi media, sehingga wajar hoaks sangat mudah menyebar.
Niken berharap perlu kolaborasi bersama untuk mengatasi hoaks dan menjaga kualitas informasi. Selain itu juga perlu adanya pendidikan dan menginformasikan melalui literasi media kepada masyarakat. (bbn/mul/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
01
02
03
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 323 Kali
04
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 208 Kali
05
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 118 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026