Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Tingkat Kelulusan Mahasiswa Unud Tidak Tepat Waktu Tinggi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Tingkat kelulusan Mahasiswa Universitas Udayana (Unud) yang belum tepat waktu dinilai masih tinggi.
Tercatat dari persentase kelulusan tepat waktu untuk Mahasiswa S2, S3 baru sebesar 12 persen sedangkan 88 persennya lulus belum tepat waktu.
Maka itu, pihak Rektorat Unud terpaksa mengambil kebijakan drop out atau DO jika hal tersebut memang terjadi. Menurut Rektor Unud, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng, hal itu dinilai akan dapat merugikan terutama akreditasi tentu akan menjadi buruk.
"Perlu diketahui sekarang bahwa, kelulusan tepat waktu S2, S3 baru 12 persen. Jadi, yang 88 persen itu lulus bukan tepat waktu tapi molor," katanya.
Maka dari itu, kesepakatan bersama untuk S1 akan ada batas waktu kelulusan maksimal nantinya.
"Ya, kalau lebih terpaksa DO dan yang S2 juga sama ada batas waktunya yang lebih terpaksa juga DO dan yang S3 juga ada batas waktunya yang lebih terpaksa akan di DO juga. Karena, hal seperti ini tentu akan sangat merugikan akreditasi menjadi buruk nantinya," paparnya.
Dirinya berharap, kepada para dosen agar memberi angka yang baik persentasenya bagi anak-anak mahasiswa yang lulus tepat waktu. Apakah itu,S1, S2, S3, Profesi maupun spesialis.
"Misal ini, S1 kita janjikan cuman 8 semester tapi kenapa menjadi 12 semester kenapa ada yang lulus selama 7 tahun atau 14 semester apa yang salah? Inilah yang harus diuraikan," katanya.
Contoh selanjutnya, untuk Program magister misalnya, Master tersebut harus selesai 4 semester akan tetapi kenyataannya Mahasiswa dapat lulus 8 semester.
"Jadi, apanya yang salah? Selanjutnya, doktor yang cuman 3 tahun atau 6 semester kenyataannya seorang doktor baru bisa lulus dalam 7 tahun ini apa yang salah?.
Maka dari itu, penting melakukan hal yang perlu dilakukan," tutup Antara.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli