Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Titik langganan Banjir Desa Pengambengan Mulai Berkurang
Proyek Drainase Pemkab Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Curah hujan tinggi mengguyur wilayah Jembrana menyebabkan banjir di beberapa titik. Tak terkecuali di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara.
Namun, banjir kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni ada pengurangan sejumlah titik banjir di wilayah itu.
Perbekel Desa Pengambengan Kamaruzzaman mengatakan program penanggulangan banjir pada 2022 berupa pembangunan saluran drainase oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana berdampak signifikan. Kendati belum rampung 100 persen, namun manfaat pembangunan drainase yang saat ini berlangsung mulai dirasakan mengurangi volume banjir.
Kamaruzzaman menyebut, hal itu dapat dilihat dengan menurunnya titik banjir di wilayahnya dibandingkan tahun sebelumnya.
"Ada penurunan sekarang. Kampung Kedunen contohnya. Tahun lalu hampir keseluruhan kampung kedunen banjir. Tapi sekarang cuma sebagian," ujarnya.
Bahkan di Banjar Kelapa Balian yang langganan banjir di rumah warga, sekarang aliran air cepat surut.
"Saya kira ini efektif terlebih nanti saat sudah rampung 100 persen. Karena saluran drainase yang dibangun tepat di titik jalur banjir. Harapannya semoga jalur drainase ini ditambah, di jalur provinsi, sepanjang 1 km (di sebelah kantor desa)," ungkapnya.
Sementara Kepala Bidang Sumber Daya Air Jembrana I Gede Sugianta menjelaskan proyek drainase yang saat ini dibangun Pemkab Jembrana untuk pengendalian banjir di Desa Pengambengan.
Panjangnya mencapai 800 meter, bersumber dari APBD induk 2022 dengan nilai kontrak Rp1,36 miliar. Saat ini pengerjaannya baru mencapai 50 persen dan ditarget rampung pada akhir november 2022.
"Drainase untuk pengendalian banjir mengurangi debit air dilingkungan pengambengan. Tujuannya untuk mengurangi banjir, air yang masuk masuk ke rumah warga sebelumnya kita alirkan sampai di kolam labu," urai Sugianta.
Dijelaskannya, proyek itu saat ini belum tuntas sepenuhnya dan tengah dikerjakan. Saluran air itu dibangun dari depan sirkuit all in one hingga sampai d ikolam labu pengambengan.
"Saat ini memang tengah dikerjakan tapi dari laporan warga dampaknya mulai dirasakan. Kita harapkan mampu menjadi solusi mengurangi debit banjir," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1428 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1084 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 928 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 819 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik