Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




TK, SD, dan SMP di Jembrana Diputuskan Belajar Daring

Senin, 7 Februari 2022, 18:20 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/TK, SD, dan SMP di Jembrana Diputuskan Belajar Daring.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Mencermati tren kasus Covid-19 di Kabupaten Jembrana yang terus menunjukan grafik peningkatan, Satgas Covid-19 Jembrana kembali mengambil kebijakan pembelajaran secara daring untuk sekolah tingkat TK, SD, dan SMP.

Kebijakan itu sesuai Surat Edaran (Surat Edaran) Bupati Jembrana Nomor: 800/448/PD/DIKPORA/2022 tentang penerapan protokol kesehatan dan pengaturan pembelajaran pada satuan pendidikan jenjang PAUD/TK, SD dan SMP Kabupaten Jembrana di masa pandemi Covid-19. 

Sehingga, pembelajaran tatap muka yang sebelumnya digelar kembali ditiadakan. Penegasan itu disampaikan, Bupati Jembrana I Nengah Tamba di sela-sela kunjungannya ke SD Negeri 2 Lelateng dan SMP N 2 Negara bersama jajaran Forkopimda Jembrana. 

Kunjungan itu sekaligus untuk menyapa langsung anak-anak serta guru setempat pasca kebijakan daring yang sudah berlaku per hari ini, (07/02/2022). Selain itu, Bupati juga khusus datang langsung mengecek penerapan prokes di sekolah tersebut.

“Kita tahu penyebaran covid-19 kembali menunjukkan tren peningkatan. Apalagi masuknya varian baru jenis Omicron yang lebih cepat tingkat penyebarannya," kata Bupati Tamba.

Bupati menyadari kebijakan daring kembali membuat mengecewakan anak yang sudah menikmati Pembelajaran tatap muka.

"Setelah mendengar curhatan dari anak-anak, sebenarnya mereka tidak ingin situasi ini terjadi, namun dengan berat hati untuk sementara PTM ditiadakan dan akan dilanjutkan pembelajaran during dari rumah. Ini semua demi kebaikan bersama dalam rangka mencegah lebih meluasnya penyebaran covid-19,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati Tamba juga berpesan selama anak belajar dari rumah, dirinya berharap para guru memberikan pelajaran yang bagus jangan sampai mereka turun semangat dan  mentalnya. 

"Saya minta bapak/ibu guru juga tetap sekolah untuk memantau anak-anak yang belajar daring, jangan dilepas begitu saja,  para guru harus tetap memonitor mereka. Berikan pelayanan terbaik bagi pendidikan anak didik dan tetap jaga kebersihan sekolah kendati pendidikan dilaksanakan secara daring," tutup Bupati.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Humas Jembrana



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami