Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Tren Penurunan Kasus Covid-19 di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Perkembangan Covid-19 di Jembrana kini mulai menunjukkan tren postif terkait penanganan pasien terkonfirmasi covid-19.
Hingga per Kamis (17/03/2021) ruang isolasi masih merawat 17 pasien, dimana 15 orang merupakan pasien terkonfirmasi covid-19 dan 2 orang pasien suspek.
Selama satu minggu belakangan ini juga nihil pasien covid-19 yang meninggal. Tren positif ini dibarengi dengan tim medis RSU Negara juga memulangkan pasien terkonfirmasi Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh. Pasien yang sembuh tersebut berjumlah 6 orang.
Menurut Plt Dirut RSU Negara dr. Ni Putu Eka Indrawati, selama sebulan terakhir ini, pasien terkonfirmasi masuk di ruang isolasi sudah menurun. Bahkan selama seminggu ini tidak ada pasien covid-19 yang baru menjalani perawatan.
"Saat ini pasien terkonfirmasi Covid-19 yang masih menjalani perawatan di isolasi masih 17 orang, 15 orang positif covid dan 2 orang berstatus probable," terang Eka Indrawati di sela sela vaksinasi tahap ke II untuk wartawan.
Dr. Eka menambahkan, dari 6 pasien yang telah dipulangkan tersebut 3 diantaranya merupakan ibu melahirkan. Namun meskipun menunjukaan penurunan kasus penanganan pasien yang terkonfirmasi covid-19, pihaknya selalu siap jika ada lonjakan kasus covid lagi.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4223 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1444 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 943 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 875 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 763 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun