Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 16 September 2026
Tugas Ketatausahaan Sekolah Masih Banyak Dibebankan kepada Guru
Sabtu, 30 Juni 2018,
04:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com,Tabanan. Dewan Pendidikan Tabanan menemukan tugas ketatausahaan banyak dibebankan kepada guru, padahal tugas guru sudah berat, ditambah lagi harus mengurus ketatausahaan.
[pilihan-redaksi]
“Bagaimana menciptakan guru yang berprestasi ketika mereka diberikan beban tambahan harus mengurus ketatausahaan seperti menangani dana Bos,” terang Ketua Dewan Pendidikan Tabanan I Wayan Madra Surtana saat workshop manajemen pengelolaan perpustakaan dan ketatausahaan SD berbasis IT.
“Bagaimana menciptakan guru yang berprestasi ketika mereka diberikan beban tambahan harus mengurus ketatausahaan seperti menangani dana Bos,” terang Ketua Dewan Pendidikan Tabanan I Wayan Madra Surtana saat workshop manajemen pengelolaan perpustakaan dan ketatausahaan SD berbasis IT.
Permasalahan inilah yang nantinya dicarikan solusi dalam workshop dewan pedidikan yang digelar selama dua hari. Hari pertama mereka diberikan materi oleh tiga narasumber dan di hari kedua akan diberikan praktek langsung bagaimana menata perpustakaan dengan mengunjungi langsung Perpustakaan Daerah Tabanan.
Selain itu peliknya permasalahan perpusatakaan yang ada di Sekolah Dasar (SD) juga ditemukan Dewan Pendidikan. Madra mengatakan berdasarkan hasil monitoring Dewan Pendidikan Tabanan ke sebagian besar SD di Tabanan ditemukan beberapa permasalahan mengenai perpustakaan dan ketatausahaan. Tiga hal yang permasalahan yang ditemui dalam pengelolaan perpustakaan di SD.
[pilihan-redaksi2]
Pertama ada SD yang memiliki perpustakaan yang baik namun seluruh buku yang ada di perpustakaan tersebut masih tersegel. Kedua ada perpustakaan yang memiliki buku yang banyak namun sayang belum memiliki tempat permanen atau ruangan masih meminjam, ketiga ditemukan perpustakaan yang digunakan sebagai gudang selain buku ada juga peralatan yang disimpan disana seperti sapu, cangkul dan ember.
Pertama ada SD yang memiliki perpustakaan yang baik namun seluruh buku yang ada di perpustakaan tersebut masih tersegel. Kedua ada perpustakaan yang memiliki buku yang banyak namun sayang belum memiliki tempat permanen atau ruangan masih meminjam, ketiga ditemukan perpustakaan yang digunakan sebagai gudang selain buku ada juga peralatan yang disimpan disana seperti sapu, cangkul dan ember.
“Tiga permasalahan inilah yang mendasari digelarnya work shop perpustakaan dan ketatausahaan,” jelasnya.
Workshop yang dihadiri 200 pustakawan dan tenaga ketatausahaan SD dibuka langsung Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Gede Susila di Aula SMPN 1 Tabanan, Jumat (29/6). (bbn/nod/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5483 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3473 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2307 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1106 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026