Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 18 Mei 2026
Tujuh Anak Panti Asuhan Tenggelam di Pantai Keramat, Satu Meninggal
Senin, 29 Januari 2018,
09:22 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dasyatnya arus dan gelombang di pesisir pantai selatan Jembrana, menelan korban jiwa Minggu (28/01/2018) pukul 16.30 wita. Kali ini korbannya salah satu rombongan anak-anak Panti Asuhan Widya Asih Blimbingsari.
Dari informasi yang dhimpun, anak-anak rombongan panti asuhan tersebut awalnya bermain sepak bola di tepi Pantai Keramat Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana, sekitar pukul 16.00 wita. Kemudian usai bermain bola tujuh anak-anak tersebut berenang di pantai tersebut.
Namun naas, mereka terseret arus kuat dan tenggelam. Saat kejadian beruntung ada nelayan saat itu melihat korban terseret arus. Nelayan tersebut berusaha membantu korban. Dari tujuh korban yang diselamatkan, satu orang meninggal dunia.
Ketujuh anak anak tersebut diantarannya, I Gede Boni Saputra (15),Yolanda (15),Dodi Abdi (14),Yesica (14),Masnu (14),Kristian (13), dan Tia Amanda (12). Salah satu dari mereka yang menjadi korban meninggal dunia bernama Tia Amanda.
Menurut keterangan Kapolsek Melaya, Kompol I Ketut Narma, dari keterangan beberapa saksi yang melihat peristiwa tersebut menyebutkan, sebelum peristiwa naas itu terjadi ketujuh anak anak tersebut bermain bola di tepi pantai. Beberapa kali ada yang memperingatkan agar jangan berenang terlalu ke tengah karena ombak sedang besar.
"Anak-anak saat itu berenang terlalu ke tengah, padahal sudah berulang kali diperingatkan sama warga sekitar jangan berenang terlalu ke tengah karena arus dan ombaknya sedang kuat," terang Kapolsek Kompol I Ketut Narma.
Sementara para korban langsung dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Melaya untuk mendapatkan penanganan medis. Dari tujuh korban tersebut empat diantaranya dirujuk ke IGD RSU Negara. Dua dirawat di Puskesmas Melaya. Untuk korban yang meninggal dunia, Tia Amanda, akan diambil pihak keluarga.
Dihari yang bersamaan, peristiwa warga tenggelam juga terjadi di Kecamatan pekutatan Jembrana, diketahui du warga asing asal Arab Saudi yang beriwisata di Jembrana Minggu siang terseret arus pantai di Banjar Dauh Pangkung Desa Pekutatan Jembrana. Tamu suami itri ini MA (28) dan SA (27) sedang menginap di salah satu hotel di kawasan tersebut.
Dari informasi yang dihimpun, kedua warga asing ini sedang berenang di pantai tersebut dilihat oleh seorang saksi, Warga negara asing berteriak, kemudian teriakan tersebut didengar karyawan hotel. Dilihat kedua pasangan wisatawan melambaikan tangan. Kemudian mereka ditolong menggunakan pelampung dan dievakuasi ke pinggir pantai.
Kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas I Pekutatan. Lalu mereka dirujuk ke Rumah Sakit Balimed Negara untuk medapatkan penanganan medis.
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1560 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1176 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1025 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 903 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026