Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Tumpek Landep, Polsek Ubud Mohon Ketajaman Pikiran dan Hati
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dalam kalender tradisional Bali upacara Tumpek Landep dirayakan setiap Sanisara Kliwon Wuku Landep. Tumpek Landep berasal dari kata tumpek yang berarti tampek atau dekat dan landep yang berarti tajam.
"Dalam konteks filosofis, Tumpek Landep merupakan tonggak penajaman, citta, budhi dan manah (pikiran). Dengan demikian umat selalu berperilaku berdasarkan kejernihan pikiran dengan landasan nilai - nilai agama.
Dengan pikiran yang suci, umat mampu memilah dan memilih mana yang baik dan mana yang buruk. Tumpek Landep merupakan hari raya pemujaan kepada Sang Hyang Siwa Pasupati sebagai dewanya taksu.
Upacara ini digelar setelah hari raya Saraswati sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan. Jadi setelah memperingati Hari Raya Saraswati sebagai perayaan turunnya ilmu pengetahuan, maka setelah itu umat memohonkan agar ilmu pengetahuan tersebut bertuah atau memberi ketajaman pikiran dan hati.
Polsek Ubud menggelar upacara Tumpek Landep untuk memberkati benda-benda yang terbuat dari logam khususnya senjata Api maupun kendaraan Dinas yang dimiliki oleh satuan Polsek Ubud Polres Gianyar, Sabtu (11/09/2021) pagi.
Kapolsek Ubud AKP I Made Tama, S.H. mengemukakan bahwa tujuan Upacara Tumpek Landep adalah untuk memberikan keselamatan bagi pengguna alat yang terbuat dari logam dengan diberikan ketajaman berpikir. Sehingga tidak digunakan untuk kepentingan negatif serta diberikan berkah serta tuntunan dari Ida Sang Hyang Widi Wasa kepada personel Polsek Ubud dalam menjalankan Tugas sehingga dapat bermanfaat bagi Nusa dan Bangsa.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 453 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan