Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Turis Domestik Tewas, Turis Swedia Sekarat
Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Obyek wisata Pantai Kuta, kembali geger. Dalam sehari, dua turis asing yang sedang berenang, mengalami naas. Seorang turis domestik tewas setelah gagal diselamatkan petugas balawista. Sementara seorang turis asal Swedia masih sekarat, setelah diterjang ombak besar.
Korban tewas, Gouw Nguan Kheng, perempuan berusia 50 tahun menginap di Istana Rama Hotel Kuta. Korban asal Perum Paradise IX Blok 18 No 5 RT 11 RW 12, Sunter, Jakarta Utara, tewas tenggelam di pantai Kuta.
Dari penuturan petugas Balawista Pantai Kuta, Dewa made Juliarta (22), sekitar pukul 10.15 Wita, korban terlihat mendadak jatuh ke air. Bersamaan tubuh korban terjatuh ke air, ombak ganas langsung menggulung korban.
“Mungkin korban jatuh karena menderita penyakit,” kata Dewa Made Juliarta.
Petugas Balawista berusaha menyelamatkan nyawa korban. Apa lacur, saat ditarik ke daratan, korban tewas dan langsung dilarikan ke Bali Internasional Medical Center (BIMC) Kuta.
Ganasnya ombak pantai Kuta, kembali terbukti. Selang 45 menit kemudian, ombak nyaris menggulung Torbjorn Soderlun (59) asal Swedia. Korban menginap di Sativa Hotel, Kuta, saat itu, diketahui mandi di tengah laut.
Tiba-tiba korban tenggelam. Namun di tengah laut, korban berupaya menyelamatkan diri dengan berteriak sekuat tenaga. Salah seorang petugas Balawista Nyoman Tambun (45) mendengar teriakan korban, dan berusaha menyelamatkan. Setelah diselamatkan, kondisi tubuh korban lemas dan segera dilarikan ke BIMC Kuta. (Spy)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 494 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 385 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 379 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik