Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tutup Jalan Raya, Honda Racing Diprotes Warga

Sabtu, 31 Oktober 2009, 20:14 WITA Follow
Beritabali.com

ilustrasi/google

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Warga Kota Singaraja protes dengan aksi penutup jalan raya yang dilakukan oleh panitia Honda Racing, Coaching Clinic di Jalan Dewi Sartika Selatan dan Jalan Udayana Singaraja. Sebab kegiatan itu digelar secara tiba-tiba tanpa ada sosialisasi.


Ruas jalan yang ditutup Honda Racing, Coaching Clinic, Sabtu (30/10) merupakan jalur utama yang menuju sejumlah kawasan penting di Kota Singaraja.

Jalan Dewi Sartika merupakan kawasan perkantoran dan perumahan elite para dosen Undiksha Singaraja menuju ke Kampus Undiksha. Jalan Dewi Sartika sambung dengan Jalan Udayana yang merupakan jalur ramai.


Di Jalan Udayana persis digelar Honda Racing itu terdapat Kampus Unidiksha, TK Labaratorium Undiksha, SD Laboratorium Undiksha, SMP dan SMA Laboratorium Undiksha.


Selain itu, di kawasan itu juga terdapat sport center Bhuwana Patra yang sangat ramai dimanfaatkan masyarakat pada hari Sabtu dan Minggu.



“Kok seenaknya saja menutup jalan raya begini. Kami mahasiswa kesulitan masuk dan keluar kampus. Semestinya ada pemberitahuan terlebih dahulu ke masyarakat, bukan main tutup begini. Memangnya jalan ini milik Honda?” protes beberapa mahasiswa yang terperangkap dalam kemacetan lantaran jalan ditutup oleh panitia kegiatan tersebut.

Bukan hanya dari arah Jalan Udayana yang mengeluh. Tetapi pengguna jalan dari arah Jalan Dewi Sartika Utara ke Dewi Sartika Selatan, Jalan Teleng dan Jalan Nusa Indah pun mengeluh.

“Ini jalan umum, kalau dipakai untuk kegiatan harus disosialisasikan kepada masyarakat lewat radio dan Koran. Bukan ditutup secara diam-diam begini,” gerutu pengendara mobil yang terpaksa memutar kendaraannya.

Akibat penutupan Jalan Dewi Sartika Selatan dan sebagian Jalan Udayana, arus lalulintas menjadi kacau. Terutama di Jalan Udayana karena puluhan ribu siswa dan mahasiswa Undiksha terhambat tidak bisa keluar dari areal sekolah dan kampus.


Sementara panitia terus menggelar kegiatannya tanpa menghiraukan protes masyarakat Kota Singaraja dan sekitarnya. Bahkan, wartawan yang hendak mengkonfirmasikan kegiatan itu pun tidak dihiraukan panitia. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sas



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami