Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Ular Sanca 2 Meter Ditemukan di Lahan Warga Kaliakah Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seekor ular sanca sepanjang sekitar 2 meter berhasil dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jembrana dari lahan warga di Banjar Banyubiru, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Jumat (19/9/2025) sore.
Ular dengan berat sekitar 5 kilogram itu ditemukan oleh pemilik lahan, I Kade Warnita (35), saat sedang menyabit rumput untuk pakan ternak sekitar pukul 17.00 WITA. Ia melihat ular tersebut bersembunyi di bawah tumpukan kayu, lalu melaporkan kejadian itu kepada petugas Damkar.
Regu I Damkar Jembrana yang sedang siaga langsung turun ke lokasi dan melakukan penanganan selama kurang lebih 30 menit hingga ular berhasil diamankan. Tidak ada korban dalam peristiwa ini.
Kasatpol PP Jembrana, I Made Leo Agus Jaya, membenarkan adanya penanganan hewan liar tersebut. Ia mengapresiasi respons cepat regu Damkar sehingga ular tidak menimbulkan bahaya bagi warga maupun ternak.
“Setiap laporan masyarakat langsung kami tindaklanjuti. Penanganan ular sanca ini berjalan lancar tanpa kendala. Kami imbau masyarakat tetap waspada, khususnya saat beraktivitas di lahan, dan segera melapor bila menemukan hewan liar yang berpotensi mengancam keselamatan,” jelasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5828 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2562 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2206 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan