Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Upacara di Pura Penataran Sasih Pejeng, Doakan Covid-19 Usai
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Di Pura Penataran Sasih Pejeng, Kecamatan Tampaksiring digelar Karya Agung Penerus Panca Walikrama. Puncak upacara jatuh pada purnamaning Kesanga, Selasa (15/2).
Upacara yang dipuput Yajamana Ida Pedanda Wayahan Bun Geriya Sanur, Pejeng, Ida Pedanda Budha Geriya Tengah Wanasari, serta Ida Pedanda Geriya Sanding Anyar, Pejeng itu diharapkan menetralisir covid-19.
Bendesa Adat Jero Kuta Pejeng, Cokorda Gede Putra Pemayun, mengatakan serangkaian dengan karya agung ini juga dilangsungkan ritual sasolahan wali.
“Nedunang Sanghyang Jaran, Anten-antenan (puncak karya), hingga nampyog serta siyat sampiyan saat Ida Bhatara manca-manca budal,” ujarnya.

Cokorda Putra Pemayun memohon kepada seluruh umat Hindu untuk bersama-sama mendoakan seluruh rangkaian upacara ini berlangsung lancar.
“Sekaligus mohon keselamatan jagat agar pandemi covid-19 segera berakhir,” ujarnya.
Untuk prosesi acara sudah berlangsung beberapa waktu lalu. Juga sudah dilaksanakan prosesi mapepada atau pembersihan secara niskala terhadap hewan yang digunakan upacara.
Hewan-hewan tersebut di antaranya kerbau anggrek wulan dan yusmerana, kambing hitam, kuluk bang bungkem, babi, kucit butuhan, angsa, bebek putih, ayam serta perlengkapan lainnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4114 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1409 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun