Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Upacarai Cucu Laki Pertama Raja, Biayanya Rp 150 Juta

Minggu, 1 November 2009, 19:45 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Puri Anyar Kerambitan Tabanan menggelar sebuah tradisi tua bernama Tigang Sasihan. Upacara ini untuk mengupacarai cucu laki-laki pertama Raja Puri Anyar Kerambitan yang baru berumur tiga bulan. Upacara yang tergolong langka ini menghabiskan dana hingga ratusan juta rupiah.


Upacara Tigang Sasihan (bayi umur tiga bulan) di Puri Anyar Kerambitan Tabanan ini dimulai dengan upacara Peed (pawai) Agung dari Merajan (pura) Alit Puri menuju Merajan Agung Puri Anyar Kerambitan. Cucu laki-laki raja yang akan diupacarai dibawa menuju lokasi upacara dengan atribut kebesaran Puri Anyar Kerambitan.

Untuk menuju lokasi upacara Tigang Sasihan di Merajan Agung Puri, cucu raja yang diberi nama Anak Agung Ngurah Agung Rama Putra ini melewati lantaran atau alas dari tikar pandan dan kain cepug.

Saat menuju merajan agung, cucu raja yang akan diupacarai ini juga dikawal penari Palawaktia, yang melambangkan kejantanan atau keperkasaan seorang pria dewasa.



Setibanya di Merajan Agung puri, cucu laki-laki pertama Raja Puri Anyar Kerambitan ini mulai menjalani prosesi upacara Tigang Sasihan. Upacara ini dipimpin oleh seorang pedanda atau pendeta Hindu dibantu beberapa orang pemangku Hindu.


Dalam upacara di Merajan Agung ini, bayi yang diupacarai menjalani beberapa prosesi seperti memakai pakaian dan aneka perhiasan, upacara menginjakkan kaki pertama kali di tanah atau turun tanah, hingga ditidurkan di dalam ayunan.


“Semua prosesi upacara ini bermakna mengenalkan anak pada kehidupan duniawi agar nantinya bisa berjuang dan menjalani kehidupan dengan baik,” kata Raja Puri Anyar, Anak Agung Ngurah Oka Silagunada.

Di akhir upacara, seluruh keluarga puri berdoa bersama untuk kesehatan dan keselamatan bayi yang diupacarai.


Upacara tigang sasihan di Puri Anyar Kerambitan ini tergolong langka karena amat jarang digelar di puri ini.

Untuk mengupacari cucu laki-laki pertama yang ditunggu selama 12 tahun ini, pihak Puri Anyar Kerambitan menghabiskan dana hingga Rp 150 juta. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/nod



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami