Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 29 Agustus 2026
Viral Pengantin Pria dan Pengiring Terjang Banjir
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah video yang memperlihatkan seorang pengantin pria bersama pengiringnya menerjang banjir saat menuju ke lokasi pernikahan, viral di media sosial. Kejadian tersebut diketahui berlokasi di Kedungboto, Beji, Pasuruan, Jawa Timur.
Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun instagram @pandaan.id. Dalam video terlihat banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi ruas jalan.
Tampak seorang pria mengenakan jas berwarna silver dan peci hitam menaiki sebuah papan. Sementara beberapa orang yang diketahui merupakan pengiring pengantin berjalan di samping kanan kiri dan belakangnya.
Orang-orang tersebut juga membawa seserahan. Sementara seorang wanita berjalan di depan pengantin pria tersebut sambil membawa kantong kresek putih.
Mereka tetap berjalan santai meskipun banjir melanda. Mereka tampak tak peduli jika baju yang dipakainya basah dan kotor terkena air.
Unggahan tersebut kemudian mengundang beragam komentar dari warganet.
"Ya Allah kasihan, semoga cepet surut," ujar linda***
"Semoga cepat surut," imbuh aex***.
"Doanya mantan kah," ucap sipunk***.
"Semoga rejekinya deras," ujar sukab***.
"Tukang fotonya totalitas penuh," kata lukman***.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4725 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2533 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2173 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1790 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1215 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun