Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Viral Seorang Politisi Sebut Virus Corona Berhak Hidup
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang politisi India diserbu warganet karena menyebut virus corona adalah mahluk yang juga memiliki hak untuk hidup. Ia langsung menjadi korban perundungan online atas komentar yang tidak biasa itu.
Menyadur Mint Minggu (16/05), pria ini adalah seorang politisi papan atas India yang juga dikenal sebagai mantan menteri utama Uttarakhand, Trivendra Singh Rawat.
Dalam sebuah postingan pada hari Kamis, ia mengatakan bahwa virus corona adalah organisme, mahluk yang juga memiliki hak untuk hidup.
"Dilihat dari sudut filosofis, coronavirus juga merupakan organisme hidup. Ia memiliki hak untuk hidup seperti kita semua," tulisnya.
Tak sampai di sana, Trivendra Singh Rawat juga menyalahkan manusia atas "ganasnya" mutasi virus corona.
"Tapi kita (manusia) menganggap diri kita yang paling cerdas dan keluar untuk melenyapkannya. Jadi terus bermutasi," lanjutnya.
Ia juga mengatakan manusia perlu melampaui virus corona untuk tetap aman. Tentu saja postingan ini langsung dikomentari oleh warganet, mengingat banyaknya korban jiwa yang 'dilahap' virus corona.
Postingannya viral dan ia langsung jadi bahan hujatan warganet karena mengeluarkan komentar ini saat seluruh negeri sedang berjuang melawan gelombang kedua Covid-19.
Seorang pengguna Twitter menanggapi komentar Rawat dengan sinis. Ia menulis "Organisme virus ini harus diberi perlindungan di Vista Pusat."(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1428 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1084 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 928 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 819 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik