Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Viral Turis Digigit Monyet Monkey Forest Bayar Jutaan Rupiah, Diskes Sebut Vaksin Gratis
bbn/medsos/Viral Turis Digigit Monyet Monkey Forest Bayar Jutaan Rupiah, Diskes Sebut Vaksin Gratis.
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Seorang wisatawan asing perempuan Jami Groves mengaku digigit monyet saat berkunjung ke Monkey Forest Ubud. Kerabatnya merekam korban terbaring di bed klinik dan harus merogoh uang puluhan juta untuk mendapatkan vaksin anti gigitan.
Namun dari Dinas Kesehatan Gianyar memberi klarifikasi atas insiden tersebut. "Kalau vaksin anti rabies gratis. Tidak memandang wisatawan asing, semuanya gratis," ujar Kepala Dinas Kesehatan Gianyar Ni Nyoman Ariyuni.
Pihak Diskes telah mencari informasi mengenai insiden tersebut. Wisawatan itu datang ke Monkey Forest Ubud pada 30 Mei 2024. Usai digigit, dia tidak melapor ke pengelola.
Dirinya langsung menuju ke klinik untuk berobat. "Kami masih telusuri, klinik mana yang memungut biaya bagi vaksin," jelas dia.
Dikatakan apabila diuangkan, vaksin anti rabies tidak sampai puluhan juta. Hanya ratusan ribu saja. "Namun tidak diperjualbelikan," jelas dia.
Sementara itu, Manager HR Monkey Forest Ubud, Nensi Suryanti mengaku telah mengecek CCTV. Memang benar wisawatan asing itu tergigit monyet kecil di bagian paha. Namun wisatawan itu kembali jalan-jalan.
"Kalau ada kasus gigitan, biasanya lapor ke kami dan tangani di klinik. Atau dirujuk ke rumah sakit terdekat. Tapi yang dialami itu tidak melapor," jelas dia.
Dirinya memastikan bahwa monyet di Monkey Forest ini sehat. Bahkan kesehatan hewan terjaga dengan baik.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 302 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 230 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 191 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun