Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Viral Xpander Seruduk Kafe di Surabaya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah mobil Mitsubishi Xpander menabrak sebuah kafe di Surabaya. Hal itu terekam dalam video dan beredar di media sosial.
Terlihat kaca depan kafe tersebut pecah berserakan. Sedangkan di sisi lainnya, seorang wanita turun dari mobil Mitsubishi Xpander lalu menunjukkan gesture meminta maaf.
Peristiwa itu ternyata terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Hal itu meluruskan informasi sebelumnya yang menyebut kejadian tersebut berada di Palembang, Sumatera Selatan.
"Peristiwa tersebut bukanlah di Palembang," Kapolsek Genteng Surabaya, Kompol Bayu Halim, Minggu (17/3).
Bayu menyebut, peristiwa tersebut terjadi di sebuah kafe di Jalan Basuki Rahmat, Genteng, Surabaya, Kamis (14/3) sekitar pukul 07.00 WIB.
"Peristiwa lokasi pada video yang beredar tersebut benar bahwasanya video amatir yang beredar di beberapa media sosial tersebut adalah peristiwa yang terjadi di sebuah kafe di wilayah Genteng Surabaya," lanjutnya.
Namun, ia belum menjelaskan secara detail tentang penyebab pengemudi Xpander itu bisa menabrak kafe tersebut.
Baca juga:
PVMBG: Status Gunung Lewotobi Kembali Normal
"Peristiwa tersebut murni bukan sebuah laka lantas, tidak ada korban jiwa, namun murni karena kelalaian si pengemudi," tandasnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 2908 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1284 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 911 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 830 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 660 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun