Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 7 Agustus 2026
Wabup Kembang Berharap Warga Waspada Penyakit Pasca Banjir di Jembrana
Senin, 27 Mei 2019,
20:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com.Jembrana. Wakil Bupati Made Kembang Hartawan berharap warga waspada terhadap penyakit yang bisa ditimbulkan pasca terjadinya bencana seperti diare, demam berdarah.
[pilihan-redaksi]
Hal itu dikatakannya saat mengunjungi korban banjir Sungai Ijogading Kamis lalu di Lingkungan Pendem Kelurahan Pendem, Senin (27/5). Wabup Kembang didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD I Ketut Eko Susila Artha Permana dan Lurah Pendem I Putu Eko Darma Wirawan, memberikan bantuan sembako dan support moril kepada warga yang tertimpa musibah.
Hal itu dikatakannya saat mengunjungi korban banjir Sungai Ijogading Kamis lalu di Lingkungan Pendem Kelurahan Pendem, Senin (27/5). Wabup Kembang didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD I Ketut Eko Susila Artha Permana dan Lurah Pendem I Putu Eko Darma Wirawan, memberikan bantuan sembako dan support moril kepada warga yang tertimpa musibah.
Di daerah Pendem, Wabup Kembang dan BPBD membagikan 6 paket sembako kepada 6 KK dan untuk keseluruhan daerah Pendem dibagikan 11 paket Sembako untuk 11 KK. Dan di hari yang sama BPPD membagikan total 18 paket sembako untuk kelurahan BB Agung dan Pendem
Pada kesempatan tersebut, Wabup Kembang menghimbau BPBD Jembrana agar aktif melaksanakan sosialisasi berupa langkah langkah apa saja yang harus dilakukan jika menghadapi bencana.
“Kepada warga Jembrana agar waspada akan perubahan cuaca belakangan ini. Selain itu edukasi juga penting, langkah apa saja yang diambil jika terjadi bencana. Saya berharap dari BPPD gencar mensosialisasikan, mulai dari mengantisipasi hingga penyelamatan. Mulai penyelamatan diri hingga menyelamatkan warga,” ujar Kembang.
[pilihan-redaksi2]
Selain itu, Wabup Kembang menambahkan ke depan harus memperbaiki Daerah Aliran Sungai ia mengajak warga melakukan penghijauan di sepadan sungai. “Tidak harus dengan tanaman yang mahal, bisa dengan tanaman yang ada semisal bambu atau tanaman – tanaman yang mudah di temukan” ujarnya.
Selain itu, Wabup Kembang menambahkan ke depan harus memperbaiki Daerah Aliran Sungai ia mengajak warga melakukan penghijauan di sepadan sungai. “Tidak harus dengan tanaman yang mahal, bisa dengan tanaman yang ada semisal bambu atau tanaman – tanaman yang mudah di temukan” ujarnya.
Sementara itu, salah satu warga korban Banjir I Ketut Samah mengucapkan terima kasihnya atas bantuan yang di berikan pemerintah. Samah menceritakan dirinya sudah 40 tahun tinggal di lingkungan Pendem, kurang lebih 30 meter dari Sungai Titis yang tembus ke Sungai Ijogading dan baru kali ini tertimpa banjir.
“Memang tidak diduga, saya sudah 40 tahun tinggal di daerah ini baru kali ini kena banjir. Hujan saat itu (Kamis, 23/5) memang sangat deras, lebih deras dari biasanya. Dan berkat bantuan warga sekitar sejumlah barang bisa diselamatkan. Namun sejumlah perabotan dapur sudah terlanjur hanyut,” paparnya.(bbn/jim/rob)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4125 Kali
02
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1414 Kali
03
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
04
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026