Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Wanita Lajang Cantik Ditemukan Tewas di Kamar Kos Rekannya

Senin, 20 Desember 2021, 16:30 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Wanita Lajang Cantik Ditemukan Tewas di Kamar Kos Rekannya.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Belum genap dua hari merayakan hari kelahirannya, DNI alias Desy gadis lajang berparas cantik asal Desa Nipa Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima ditemukan tergeletak tak bernyawa di sebuah kamar lantai 1 kos yang bertingkat di RT 01 RW 01 Kelurahan Sadia, Kota Bima, Minggu (19/12) sekitar pukul 23.00 WITA.  

Desi yang seorang karyawan toko ini diketahui sudah dua minggu menumpang tinggal di tempat kos rekannya (TKP). 

Desi diketahui adalah warga Desa Nipa kecamatan Ambalawi kabupaten Bima. Korban menetap di kota Bima untuk bekerja sebagai penjaga toko. 

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika SIk MH menjelaskan, berdasarkan keterangan MT (28 tahun), perempuan asal Makassar yang tinggal di kos-kosan Lila Graha, Kelurahan Paruga Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima. Sekitar pukul 13.49 Wita, sempat komunikasi dengan korban melalui chattingan.

"Korban chating dengan MT pada siang hari, memberitahukan bahwa dirinya belum bisa dijemput karena hujan lebat. MT sempat balas namun tidak direspon oleh korban,” kata Kapolres mengutip hasil keterangan saksi.

Sekitar pukul 18.00 WITA lanjut Kapolres, MT mendatangi korban (DS red) di kos tempat ditemukan dalam keadaan meninggal. Sebelumnya, korban sehat dan normal, bahkan antara MT dan korban sempat keluar membawa pakaian ke laundry, serta menimbang berat badan ke Bolly.

“Setelah keduanya kembali ke kosan, sekitar pukul 19.30 WITA, MT ngomong ke korban, ingin pergi ambilkan donat untuk dimakan, karena dua hari lalu korban merayakan ulang tahun,” jelas dia.

Setelah semuanya beres, MT izin pamit pada korban untuk pulang dulu ke kosan dirinya di Lila Graha. Sekitar Pukul 23.00 WITA, MT kembali menemui korban yang berada di kosan 3 in 1 di Sadia 1 Kota Bima itu.

“Saat MT membuka kamar kosan, melihat korban sudah dalam terlentang di lantai, dan langsung menghubungi AD untuk memberitahukan kejadian tersebut,” pungkasnya.

Akibat kejadian itu, mengundang perhatian warga sekitar, sekitar pukul 23.14 WITA. Kata Kapolres, TIM Identivikasi Sat Reskrim Polres Bima Kota tiba di TKP untuk melakukan olah TKP.

“Usai dilakukan olah TKP oleh Sat Reskrim Polres Bima Kota, Korban pun dibawa ke RSUD Kabupaten Bima untuk dilakukan otopsi,” tutupnya.

Sampai saat ini polisi masih bekerja untuk mendalami kasus kematian korban, sejumlah saksi telah diambil keterangan.

“Belum diketahui persis penyebab kematian korban, dengan tanda dan gejala, semoga kita cepat mengungkap,” ujar dia.

Di tengah proses olah TKP, Kanit Reserse Polres Bima Kota, Aipda Awaludin Syaputra membeberkan bahwa di tubuh korban berkulit putih yang merupakan alumni salah satu kampus ternama di kota Bima itu ditemukan tanda memar. Namun belum bisa di utarakan lebih dalam karena proses olah TKP masih berlangsung. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami