Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Warga Dauh Waru Jembrana Tewas Tertimbun Saat Membersihkan Sumur
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Nasib malang menimpa I Wayan Sujana, lelaki usia 56 tahun, warga Desa Dauh Waru, Kabupaten Jembrana. Ia tertimbun saat membersihkan sumur, Sabtu (29/5/2021) sekitar pukul 14.30 WITA.
Dari informasi yang berhasil dihimpun beritabali.com kejadian terjadi sekitar pukul 13.30 WITA di Banjar Anyar, Kampung Saba Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, kecelakaan kerja (tertimbun tanah) pada saat melakukan penggalian sumur.
Berawal dari penuturan anak kandung korban bernama I Komang Adi Adnyana (25) dirinya bersama ayahnya bekerja membongkar sumur mulai hari Jumat (28/05/2021).
Dan pada Sabtu (29/05/2021) anak korban bersama sepupu ayahnya bernama I Gede Sudiana (49) kembali melanjutkan pekerjaan membongkar sumur sekitar pukul 10.00 WITA.
Dalam pengerjaannya dirinya bergantian melakukan pembongkaran sumur, tepat pukul 12.00 WITA dirinya bersama ayahnya beristirahat dan melanjutkan pada pukul 13.00 WITA. Sekitar pukul 13.30 WITA dirinya terkejut dinding sumur longsor dan ayahnya terkubur di dasar sumur. Spontan dirinya langsung berteriak minta tolong kepada tuan rumah dan warga setempat.
Saat dikonfirmasi atas kejadian tersebut Kapolsek Jembrana Iptu I Putu Budi Santika, S.H. membenarkan kejadian tersebut, menurutnya dari keterangan dari pemilik rumah I Gusti Putu Sujendra, bertiga merupakan keluarga, pemilik rumah menggunakan jasa mereka untuk membongkar sumur tua yang ada di belakang rumahnya.
"Mereka sempat istirahat dikarenakan hujan, lantas kembali melanjutkan pekerjaannya keesokan harinya, setelah melanjutkan pekerjaan si tuan rumah sempat memberikan kopi dan snack, setelah itu mereka lanjut bekerja, sekitar pukul 13.30 Wita salah seorang yang merupakan anak korban berteriak minta tolong," ungkapnya.
Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke SAR Jembrana guna melakukan evakuasi. Setelah Tim SAR datang, dan langsung melakukan penyelamatan, evakuasi mulai pukul 14.00 WITA sampai pikul 19.30 WITA korban ditemukan sudah dalam keadaan lemas dan meninggal di tempat.
Korban langsung dilarikan ke RSU Negara. Terkait proses evakuasi yang dilakukan Tim SAR, Koordinator SAR Jembrana Dewa Hendri mengungkapkan dalam proses evakuasi korban pihaknya sempat mengalami kendala. Dimana, pinggiran bibir sumur tersebut tanahnya mudah terjatuh sehingga pengangkatan korban membutuhkan waktu yang cukup lama.
"Tanah dipinggir sumur tanahnya mengandung pasir, sehingga petugas saat mengangkat korban tanahnya jatuh ke bawah," jelasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4143 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1417 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 870 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 753 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun