Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Warga Demo Stop Upaya Kriminalisasi Polri
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sekelompok warga yang tergabung dalam Barisan Rakyat Berforum (BARRAF) menggelar aksi demo damai, Kamis (12/11) di bundaran taman Kota Gianyar. Aksi demo stop kriminalisasi Polri ini diwarnai dengan aksi menggantung seekor ayam jago, pemasangan stiker, serta membagikan bunga kepada para pengendara sepeda motor.
Aksi demo damai yang dilakukan LSM Barraf menyedot perhatian pemakai jalan di Bundaran Kota Gianyar. Aksi yang dimulai pukul 10.00 Wita ini diawali dengan membuat kerangka berbentuk persegi empat panjang serta dihiasi dengan spanduk bertuliskan “Stop opini kriminalisasi Polri
Pada kerangka yang dibuat dari bambu ini juga digantung seekor ayam jago. Rakitan bambu berisi spanduk ini kemudian diletakkan di tengah tanpa mengganggu arus lalu lintas.
Beberapa warga kemudian menyebarkan stiker dan bunga untuk pengendara sepeda motor maupun mobil yang lewat.
Ketua LSM BARRAF, I Wayan Suardina mengatakan, aksi ini untuk menghentikan opini yang mendiskriditkan lembaga Polri.
“ Kami sangat khawatir dengan upaya kriminalisasi Polri, Kejagung dengan KPK, kami merasakan ada intrik–intrik untuk menjatuhkan institusi Polri dan dua lembaga hukum lainnya, “ jelasnya.
Sementara ayam jago yang digantung dalam aksi ini sebagai simbol bahwa tak ada 'jagoan' di negeri ini yang kebal hukum.
“ Kami harap Polri tak lengah dengan munculnya masalah ini, masih banyak pekerjaan yang mesti dilakukan seperti illegal logging, illegal fishing, narkotika serta terorisme. Semua masalah ini membutuhkan perhatian yang besar, “ ungkapnya.
Reporter: bbn/art
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 296 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 223 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 187 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun