Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Warga Keluhkan Bau Menyengat
Pengambengan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sejumlah warga Desa Pengambengan, Negara, Jembrana mengeluhkan bau menyengat yang ditimbulkan oleh limbah pabrik pengalengan ikan yang langsung dibuang ke laut. Pasalnya, limbah tersebut dibuang begitu saja ke laut tanpa disertai pengolahan sebelumnya.
Dari pengamatan beritabali.com, Jumat (19/9) luasan pantai Pengambengan yang dijadikan "bak sampah" pembuangan limbah ini sudah mencapai 5 hektar. Luasan ini merupakan akumulasi dari pembuangan limbah pengalengan ikan yang sudah dilakukan selama bertahun-tahun sejak Desa Pengambengan dilirik investor untuk usaha pengalengan ikan.
Dari penyampaian sejumlah warga Pengambengan, awalnya limbah tersebut tidak menimbulkan bau menyengat karena langsung dibuang ke tengah laut. "Dulu saat baru ada pabrik, bau limbah tidak seperti sekarang. Mungkin dulu karena dibuang langsung ke tengah laut," kata seorang warga.
Namun, lanjutnya, beberapa tahun belakangan ini limbah tersebut baru menimbulkan masalah. "Limbah tersebut menumpuk di bibir pantai, tidak mengalir ke laut. Mungkin itu yang menyebabkan bau menyengat yang sangat mengganggu warga sekitarnya," tandasnya.
Madini (48), warga Pengambengan saat ditemui Jumat (19/9) mengatakan pihaknya merasa terganggu dengan bau limbah yang dibuang ke laut tanpa disertai pengolahan sebelumnya. "Saya sangat terganggu dengan bau limbah yang menyengat ini. Pada malam hari, bau limbah ini bisa tercium sampai radius 2-3 km dari lokasi pembuangan limbah," keluhnya.
Dirinya berharap agar limbah tersebut diolah lebih dulu sehingga bau yang ditimbulkannya tidak mengganggu warga sekitarnya. "Saya sangat berharap limnah tersebut diproses dulu sehingga baunya tidak mengganggu warga sekitar," pungkasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5842 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2565 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2193 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan