Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Warga Protes Kebisingan PLTGU Pemaron, Desak Solusi ke Pemkab Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sejumlah warga di Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng mendatangi Kantor Bupati Buleleng pada Senin (16/6/2025) siang.
Mereka meminta agar pemerintah segera memberikan solusi terkait kebisingan yang masih ditimbulkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang ada di desa setempat.
Dari pengamatan di lokasi, sejumlah warga datang dengan membawa spanduk bertuliskan 'Stop PLTGU x PLTD! Pemaron'. Kedatangan mereka ini diterima langsung Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna.
Perwakilan warga, Marioni mengaku pihaknya sudah dua kali mendatangi Pemkab Buleleng. Pertemuan pertama dilakukan pada awal Mei lalu, hingga membuat Pemkab melayangkan peringatan secara lisan ke pihak PLTGU Pemaron.
Kini, pihaknya memutuskan kembali mendatangi Pemkab lantaran suara bising dari PLTGU Pemaron masih kerap muncul. Warga meminta pemerintah segera memberikan solusi agar tidak lagi ada kebisingan yang mengganggu kenyamanan mereka.
“Kami menuntut solusi, bahkan menuntut PLTGU tersebut untuk diberhentikan. Karena asap, getaran dan kebisingan sangat mengganggu kami. Kam masih kepingin hidup panjang,” jelasnya.
Marioni menyebut saat ini ada sekitar 140 mesin diesel di PLTGU Pemaron. Mesin itu bekerja secara bergantian, sehingga menimbulkan kebisingan sejak awal 2025. Ia yang tinggal paling dekat dengan pembangkit tersebut mengaku sudah tidak kuat dengan polusi suara yang ditimbulkan.
Sementara Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna mengatakan pihaknya sudah memerintahkan Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng untuk melakukan pendekatan ke pihak PLTGU Pemaron. Ia berharap pembangkit bisa segera melakukan langkah-langkah untuk mengurangi kebisingan.
“Kita sih tidak tahu karena ada perubahan sistem dari pembangkit listrik tenaga gas uap menjadi tenaga diesel. Tentu kita cari informasi seperti apa kok bisa terjadi perubahan. Kita akan lakukan pendalaman ke lokasi,” tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 651 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 610 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 458 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 445 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik