Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Warga: Tidak Pernah Ada Eliminasi Anjing

Beritabali.com, Tabanan

Jumat, 15 Oktober 2010, 17:26 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

I Wayan Yasa (43) warga Banjar Talang Pati, Desa Antapan, Kecamatan Baturiti merupakan korban rabies ke-18 di Kabupaten Tabanan. Sebelum meninggal korban sempat digigit anjing tetangganya tiga bulan lalu.

Menurut penuturan warga setempat, sejauh ini belum pernah ada upaya eliminasi di Banjar Tala Pati, Desa Antapan, Kecamatan Baturiti.

Sosialisasi mengenai Rabies pernah ada, tapi eliminasi tidak pernah sama sekali, jelas salah satu warga setempat.


Selain korban Yasa, tiga warga setempat juga pernah digigit anjing yang menggigit korban namun dalam waktu yang tidak bersamaan.

Setelah menggigit empat warga, anjing tersebut kemudian mati, jelasnya lagi.

Kadek Murdika (28)  warga Banjar Talang Pati, Desa Antapan yang juga sempat digigit anjing yang sama dengan korban mengatakan.



Saat itu dirinya sedang membawa kayu bakar melintas di jalan. Tak diduga anjing tersebut langsung menyerang. Akibatnya paha kiri atasnya mengelupas.

Luka saya tidak sampai keluar darah. Usai diserang saya tidak mencari Vaksin Anti Rabies,� jelasnya seraya menambahkan kejadian itu berselang beberapa hari saat korban digigit anjing yang sama.

Barulah ketika korban I Wayan Yasa dinyatakan meninggal karena rabies dirinya baru mencari suntikan VAR.

Baru kemarin saya disuntik VAR di RSUD Tabanan, jelasnya pasrah. (nod)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami