Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Wayan Eka Purwata Berjuang Melawan Kanker Tulang, Sehari-hari Dirawat Istrinya
BERITABALI.COM, GIANYAR.
I Wayan Eka Putra Parwata warga Banjar Pande, Desa Tulikup Kelod, Kecamatan Gianyar menderita kanker tulang. Kini, kondisi kesehatannya kian memburuk usai dioperasi pada Januari 2023. Untuk keseharian, Eka dirawat oleh istrinya, Ni Kadek Riris Cahyani.
Eka menjalani operasi pada Januari 2023. “Usai dioperasi sehat. Mulai bulan keempat punggung sakit, kaki lemas, ke pinggang gak bisa duduk, tidur miring gak bisa,” ujarnya, Jumat (2/6) di rumahnya.
Sejak Januari hingga awal Juni ini, sudah sering bolak-balik rumah sakit untuk melakukan fisioterapi. “Opname sempat 16 hari, belum ada perubahan, tubuh sakit, tangan gak bisa dinaikkan, harus dibantu,” ujar dia.
Dikatakannya, selama sakit banyak yang peduli. Dari keluarga, teman SMA, kuliah, SD, dari teman LPD juga ada. Termasuk dari dinas sosial juga ada membantu.
“Banyak yang respect dengan saya. Luar biasa bantuannya, kami bersyukur sekali, banyak yang peduli, sebagai penyemangat,” ujar dia.
Dikatakannya, yang paling sakit saat ini pinggang ke bawah. “Kalau mau berobat, tubuh diangkat sakit sekali,” jelas dia.
Untuk merawat suami, istrinya mengajar di TK. Istrinya bekerja 07.00-11.00, selanjutnya menjaga dan merawat suami. “Kami sekarang ini perlu biaya makan sehari-hari untuk anak kami dan biaya berobat,” jelas guru TK yang mengaku memperoleh gaji tidak besar itu.
Selanjutnya, Eka akan di MRI. Namun karena tidak bisa gerak dan sakit saat diangkat, belum bisa dibawa ke RS.
“Kami harap ada bantuan dari pemerintah. Habis operasi memang bagus, bisa sendiri, masuk bulan empat usai operasi, tiba-tiba lemas,” jelasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 453 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan