Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
WHO Sebut RS Al Shifa Dikepung Tank
BERITABALI.COM, DUNIA.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menerima laporan bahwa rumah sakit terbesar di Gaza, Al Shifa dikepung tank. Dalam beberapa hari ke belakang, kawasan rumah sakit itu memang menjadi sasaran serangan Israel.
Pernyataan itu terungkap dalam sebuah utas di media sosial X (Twitter) yang diunggah pada Minggu (12/11).
"Laporan terakhir menyebutkan bahwa rumah sakit itu dikelilingi oleh tank," demikian menurut WHO.
Namun, mereka tak menyebut lebih lanjut siapa atau pihak mana pemilik tank yang mengepung fasilitas medis di Gaza tersebut.
Selain itu, WHO juga menerima laporan terakhir bahwa mereka yang kabur dari rumah sakit ditembaki.
Rumah Sakit Al Shifa menampung ribuan orang termasuk pasien, staf medis, dan warga Palestina yang mengungsi.
"Ada laporan bahwa beberapa orang yang melarikan diri dari rumah sakit telah ditembak, terluka, dan bahkan terbunuh," lanjut WHO.
WHO lantas menyerukan gencatan senjata segera mungkin di Gaza. Langkah ini menjadi satu-satunya cara untuk menyelamatkan nyawa dan bisa mengurangi tingkat penderitaan yang mengerikan di wilayah tersebut.
RS Al Shifa belakangan ini menjadi sasaran serangan Israel. Saksi menyebut drone mondar-mandir di kompleks fasilitas medis tersebut.
Direktur RS Al Shifa Abu Salmiya mengatakan, kondisi rumah sakit dan pasien dalam keadaan kritis. Rumah sakit, kata dia, juga sudah terisolasi dan menjadi target gempuran.
Lebih lanjut, Abu Salmiya mengungkapkan pihaknya sudah mengirim pesan darurat ke seluruh dunia untuk segera diselamatkan. Namun, hingga kini tak ada tanggapan.
"Kita terputus dari seluruh dunia, kita hanya berjarak beberapa menit dari kematian yang akan terjadi," ujar dia.
Israel melancarkan agresi ke Gaza sejak 7 Oktober lalu. Mereka juga menyerang warga dan objek sipil seperti rumah sakit, sekolah, hingga tempat ibadah. Imbas gempuran pasukan Zionis ini, lebih dari 11 ribu orang meninggal.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4115 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1409 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun