Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Wijana Merasa Dijebak Pesaing Politik
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kasus kepemilikan narkoba jenis shabu-shabu dengan tersangka Caleg Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Kecamatan Banjar, Buleleng, Putu Wijana, diduga merupakan jebakan dari pesaing politiknya.
Indikasi I Putu Wijana alias Win, warga Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar dijebak pesaing politiknya, disampaikan kuasa hukumnya, Gede Harja Astawa.
“Pada saat akan ditangkap ada kontak dengan oknum aparat. Ini yang kita mau gali sejauh mana keterkaitan antara aparat itu dengan yang bersangkutan, apakah kebetulan atau memang ada indikasi sebuah jebakan."
"Keterangan dari klien kami menyebutkan, sebelum mengambil paket itu ia sempat menerima surat untuk mengambil kiriman paket yang isinya tidak diketahui, ini kita akan gali, apa memang ada indikasi dikorbankan atau dijebak atau ada motif lain,†ungkap kuasa hukum tersangka, Gede Harja Astawa, Senin (6/10) di hadapan sejumlah wartawan di Mapolres Buleleng.
Dengan adanya sejumlah indikasi tersebut, kuasa hukum Wijana menyatakan akan terus mencari bukti adanya keterlibatan kelompok tertentu yang mengarah dalam persaingan politik.
†Makanya pemeriksaan itu akan membuktikan, apakah ini sebuah dalih atau fakta yang berbicara, tentunya nanti bisa mengarah pada ada kelompok tertentu di balik ini atau kecelakaan dalam tanda petik,†ujar Harja Astawa. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 350 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 302 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 225 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun