Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 31 Oktober 2026
YWCA Serukan Kesetaraan Gender
Nusa Dua
Senin, 3 Agustus 2009,
19:06 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Young Woman-(TM)s Christian Association (YWCA) merekomendasikan kepada Indonesia untuk mengedepankan demokrasi untuk mengembangkan kesetaraan gender di Indonesia. YWCA juga merekomendasikan kepada Indonesia untuk meminimalisasi kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan. Mengingat Indonesia telah mengadopsi Konvensi pengurangan kejahatan pada perempuan.
Presiden YWCA Suzan Brenann pada keteranganya di Nusa Dua (3/8) menyatakan harus ada ketegasan dalam mengkriminalisasikan kekerasan terhadap perempuan. Begitu juga undang-undang tentang perlindungan terhadap perempuan dari tidak kekerasan harus benar-benar diamplikasikan. Mengingat cukup banyak negara yang mengadopsi konvensi namun tidak diterapkan
-Sudah cukup banyak negara-negara di kawasan Asia dan Pasifik yang menandatangani Konvensi pengurangan kejahatan pada perempuan, tetapi menandatangani juga harus ada penerapannya di masyarakat. Itu yang masih kurang di banyak negara. Walaupun sudah menandatangani tetapi tidak di praktekan- jelas Suzan Brenann.
Suzan Brenan menyatakan optimis Indonesia akan mampu mengembangkan kesetaraan gender dalam bidang pendidikan, kesehatan hingga bidang politik. Suzan Brenan menilai demokrasi di Indonesia pada dasarnya cukup mendukung pengembangan kesetaraan gender di Indonesia.(mlt)
Presiden YWCA Suzan Brenann pada keteranganya di Nusa Dua (3/8) menyatakan harus ada ketegasan dalam mengkriminalisasikan kekerasan terhadap perempuan. Begitu juga undang-undang tentang perlindungan terhadap perempuan dari tidak kekerasan harus benar-benar diamplikasikan. Mengingat cukup banyak negara yang mengadopsi konvensi namun tidak diterapkan
-Sudah cukup banyak negara-negara di kawasan Asia dan Pasifik yang menandatangani Konvensi pengurangan kejahatan pada perempuan, tetapi menandatangani juga harus ada penerapannya di masyarakat. Itu yang masih kurang di banyak negara. Walaupun sudah menandatangani tetapi tidak di praktekan- jelas Suzan Brenann.
Suzan Brenan menyatakan optimis Indonesia akan mampu mengembangkan kesetaraan gender dalam bidang pendidikan, kesehatan hingga bidang politik. Suzan Brenan menilai demokrasi di Indonesia pada dasarnya cukup mendukung pengembangan kesetaraan gender di Indonesia.(mlt)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6013 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2343 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026