Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Cari Ikan Hias, Hilang Terseret Arus
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Maksud hati menangkap ikan hias, Sudarman alias Tatak (30), warga Desa Sumber Kima, Kecamatan Gerokgak, malah hilang terseret arus di perairan Teluk Kelor.
Berdasarakan informasi yang berhasil dihimpun Beritabal.com, Tatak bersama tiga rekannya bermaksud menyelam untuk mencari ikan hias di perairan Teluk Kelor. Saat ketiga orang rekannya muncul di permukan, Tatal tidak juga muncul.
Akhirnya mereka sepakat untuk melakukan penelusuran bawah laut untuk mencari korban, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Mereka kemudian memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Satuan Polairud setempat.
Sementara salah seorang ABK kapal motor sempat melihat tubuh korban terapung di perairan Selat Bali dan sempat berusaha menjaring tubuh korban dengan peralatan yang ada. Hanya saja upaya tersebut tidak berhasil sehingga tubuh korban kembali hilang akibat kuatnya arus dan ombak di perairan tersebut.
Kasat Pol. Air Polres Jembrana, Ipda Ketut Budi membenarkan kejadian tersebut. Saat ini pihaknya tengah berusaha melakukan pencarian terhadap korban namun belum membuahkan hasil. Kami akan terus melakukan pencarian. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polairud Ketapang untuk melakukan penyisiran di sekitar perairan Selat Bali, jelasnya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4213 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1441 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 943 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 875 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 763 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun